/
/
Aksi Penyerbuan Pemuda Menggunakan Senjata Tajam dan Atribut PDI-P Viral di Sosmed

Aksi Penyerbuan Pemuda Menggunakan Senjata Tajam dan Atribut PDI-P Viral di Sosmed

Aksi Penyerbuan Pemuda Menggunakan Senjata Tajam dan Atribut PDI-P Viral di Sosmed
Aksi Penyerbuan Pemuda Menggunakan Senjata Tajam dan Atribut PDI-P. Credit: istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Warga Kota Semarang digegerkan dengan aksi penyerbuan rombongan pemotor menggunakan senjata tajam, yang terekam CCTV di Jalan Cinde Raya no 23 Kelurahan Jomblang, Minggu (15/1/2023) pagi.

Video rekaman CCTV tersebut viral di media sosial usai diunggah oleh akun Twitter @AnKiim. Aksi penyerbuan itu ternyata berawal dari masalah sepele, diduga salah satu pelaku cemburu karena sang pacar diajak kencan oleh korban bernama Kalak.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyampaikan, kejadian aksi itu bermula saat para pelaku berkumpul di Jalan Perbalan untuk minum-minum. 

BACA JUGA: Ramai Isu Warung Kecil Tidak Boleh Jual Gas Elpiji 3 Kg

“Sudah ada empat yang diamankan Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. MDFA (20) warga Bandarharjo Selatan, AA (22) warga Sawah Besar, LIN (17) warga Sadewa, Kecamatan Semarang Tengah dan RL (20) warga Brotojoyo, Semarang Utara.” jelasIrwan.

Irwan juga mengatakan, percikan dalam melakukan aksi tersebut adalah salah satu pelaku berinisial RL menyampaikan informasi bahwa pacar pelaku AA diajak main oleh korban pada Minggu (15/1/2023).

“Pelaku berinisial RL memberikan informasi jika pacar pelaku AA diajak main ke Tegalsari oleh korban Kalak,” ujar Irwan saat dikonfirmasi oleh kompas.com, Selasa (17/1/2023).

BACA JUGA: Perselingkuhan Buruh di Lokasi Kerja Ditengarai Suasana Rumah Tidak Harmonis

Yang menarik perhatian dalam video viral tersebut adalah, salah satu orang rombongan membawa bendera atau atribut PDI Perjuangan

Dilansir dari kompas.com dalam menanggapi hal tersebut, Hendrar Prihadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, mengatakan, segerombolan pemuda yang melakukan penyerangan itu tidak terkait dengan PDI Perjuangan.

Hendrar menegaskan dengan aksi penyerbuan pemuda tersebut, pihaknya sangat dirugikan. Apalagi ulah itu menggunakan atribut PDI-P.

“Kami merasa dirugikan dengan ulah orang-orang tersebut. Karena atribut kami (bendera PDI Perjuangan) dicabut dan digunakan untuk aksi penyerangan,” ujar Hendrar Minggu (15/1/2023).

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur