/
/
Aksi Teror Ular Kobra di Rumah Eks Gubernur Banten Jelang Kedatangan Anies

Aksi Teror Ular Kobra di Rumah Eks Gubernur Banten Jelang Kedatangan Anies

Aksi Teror Ular Kobra di Rumah Eks Gubernur Banten Jelang Kedatangan Anies
Anies Baswedan dan Eks Gubernur Banten Wahidin Halim serta sekatong ular kobra. Credit: Isitimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Baru-baru ini telah terjadi aksi teror pelemparan sekarung ular kobra hitam, di kediaman mantan Gubernur Banten Wahidin Halim di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 25 Januari 2023 pukul 03.00 WIB dini hari. Dimana, saat itu akan diadakan kunjungan politisi Partai Nasdem yakni Anies Baswedan. 

“Iya jam 3 subuh, dilempar ke belakang (rumah). Tapi langsung dilakukan pengamanan. posisinya itu di bungkus atasnya sudah terbuka. Ada sekitar 20-an ular kobra warna hitam,” kata Wahidin Halim dilansir dari Viva.

Wahidin mengatakan bahwa aksi teror ini sudah biasa terjadi apalagi menjelang tahun politik. Ia pun mengaku tidak wawas dengan peristiwa pelemparan ular di halaman belakang rumahnya.

BACA JUGA: Bocah di Nangklak Diduga Nyaris Diculik, Kapolsek Cicurug Heran Kenapa Korban Ditinggalkan

“Biasa ini tahun politik, namun (tindakan) tidak beradab. Bicara gimana meneror atau menakut-nakuti, saya tidak takut. Kita pelihara saja (ularnya), dan doain supaya dapat hidayah,” ujar Wahidin.

Menindaklanjuti aksi teror tersebut Wahidin Halim melalui kuasa hukumnya Rasyid Hidayat, telah melapor ke Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada Kamis (26/1/2023) kemarin. Rasyid meminta kepada pihak kepolisian agar meyelidiki lebih lanjut sebagai tindak pidana percobaan pembunuhan, sesuai ketentuan Pasal 338 jo Pasal 53 KUHP.

“Yang dikenakan Pasal 338 (Pasal 53 KUHP) karena kami anggap ini percobaan pembunuhan dalam menghilangkan nyawa orang lain. Ular itu berbisa dan juga dalam jumlah yang besar,” jelas Rasyid di Mapolres Metro Tangerang Kota, dilansir dari Kompas.com.

BACA JUGA : Tuai Kontroversi, TikTok Akui Sudah Takedown Konten Ngemis Online

Kendati demikian, sebelumnya Wahidin enggan melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian. Karena banyaknya perhatian dari masyarakat, akhirnya ia berubah pikiran untuk menindaklanjutinya.

“Sebenarnya kemarin saya enggan untuk melaporkan ke pihak berwajib, karena masyarakat menyarankan untuk lapor ya sudah saya lapor saja. Ularnya pun sudah diserahkan Polres Metro Tangerang Kota,” Jelasnya.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur