/
/
Andy Warhol Pencetus Pop Art Pernah Dikurung Karena Penyakit

Andy Warhol Pencetus Pop Art Pernah Dikurung Karena Penyakit

Legeenda seni Pop art Andy Warhol, Credit: Pinterest

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Andy Warhol seniman terkenal di tahun 1950 kini hanya menyisakan certia. Karya-karyanya hingga saat ini masih menjadi barometer dan sudah memberikan banyak pengaruh baik itu musik, dan seni visual.

Salah satu karyanya yang kontroversi adalah lukisan kursi elektrik. Lukisan tersebut menceritakan tentang dua orang mata-mata Uni Soviet di Amerika yang dihukum kala itu. Karya tersebut seperti menerangkan Bencana dan Kematian dua orang mata-mata itu karena kursi elektrik menjadi furniture terakhirnya sebelum mati.

Andy Warhol adalah seorang yang sangat tertarik tentang hal-hal yang mengandung kegelapan. Ia tumbuh besar dalam keluarga kelas pekerja yang taat pada agama dan pindah dari Hungaria ke Amerika pada tahun 1921.

Sejak kecil Warhol telah didiagnosa menderita Sydenham’s chorea adalah penyakit sistem saraf yang menyebabkan gerakan ekstremitas yang tidak disengaja hingga menyebabkan bercak pigmentasi kulit.

Karena penyakit itu orang tuanya memutuskan untuk mengurung Warhol di kamar tidur. Selama berada dalam ruang itu, ia menghabiskan waktu dengan menggambar, mendengarkan radio dan mengumpulkan gambar bintang film yang ditempelkan di dinding kamarnya.

Beranjak dewasa, Warhol berhasil lulus di Schenley High School pada tahun 1945 dan sudah mengantongi penghargaan Seni dan Menulis Scholastic.

Setelah lulus sekolah menengah, awalnya ia ingin menjadi seorang guru seni dan menuntut pendidikan seni di Universitas Pittsburgh. Namun tidak sesuai harapan, ia lebih memilih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Carnegie di sana ia belajar seni komersial.

Selama menjadi mahasiswa disana kiprahnya terbilang rajin. Warhol berhasil menjadi direktur seni di majalah seni siswa, Cano yang mengilustrasikan sampul pada tahun 1948 serta ilustrasi interior satu halaman penuh pada tahun 1949.

Lulus kuliah ia pun pindah ke New York City untuk melanjutkan karir di ilustrasi majalan dan periklanan.

Warhol menilai pengurungannya di kamari akibat penyakit tersebut adalah sebuah bagian penting sehingga bisa menjadi legenda dalam seni. Karena ia bisa mengasah kepribadian, keahlian, dan preferensinya.

 

No data was found
No data was found