/
/
Bank BJB Kembali Terima Uang Titipan SPK Bodong Sebesar Rp 4,2 M

Bank BJB Kembali Terima Uang Titipan SPK Bodong Sebesar Rp 4,2 M

bank bjb
Pengembalian uang titipan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Credit: Ardi Yakub/Segi Media.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) Cabang Palabuhanratu kembali menerima uang titipan yang berasal dari kasus Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi pada Jumat (17/02/2023). 

Kepala Cabang Bank BJB Palabuhanratu, Rahmat Abadi mengatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi mengembalikan uang titipan sebesar Rp 4,2 miliar. Uang tersebut berasal dari kasus SPK fiktif Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. 

BACA JUGA: Harun Al Rasyid, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Jadi Tersangka Kasus SPK Bodong

“Kami dari Bank BJB dari Pelabuhanratu mengucapkan terimakasih dari pada tim Kejari Cibadak, khususnya dari Tindak Pidana Khusus hingga saat ini dengan disetorkannya 4,2 miliar,” ujarnya kepada segimedia.id di halaman kantor kejari. 

Rahmat menerangkan saat ini jika ditotalkan pihaknya sudah menerima uang titip itu mencapai 19,1 miliar. 

Sementara itu kerugian negara akibat korupsi yang kini sudah menetapkan tiga orang tersangka itu mencapai 37 miliar.

BACA JUGA:  24 Perusahaan Terlibat, Siapa Selanjutnya Menjadi Tersangka SPK Bodong Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi ?

“Posisi total yang sudah dititipkan Kejari 19,1 miliar yang sudah dititipkan. Kami minta doanya semoga semua berjalan lancar,” tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya menjabat  Kepala Dinas Kesehatan Harus Al Rasyid ditetapkan sebagai tersangka bersama 2 orang yang menjadi staf Dinas Kesehatan yakni berinisial D dan S.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur