/
/
Basisnya Mati Suri Akibat Heroin, Motley Crue Tahun Depan Dijadwalkan Datang ke Asia

Basisnya Mati Suri Akibat Heroin, Motley Crue Tahun Depan Dijadwalkan Datang ke Asia

Vince Neil dalam aksi panggungnya, Credit: @motleycrue

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Motley Crue band yang terbentuk tahun 1981 mengadopsi genre Heavy Metal kini tengah melakukan tour di Amerika Utara. Selama kiprahnya mereka selalu tampil megah serta beringas di atas panggung, dan kakek-kakek tua itu tetap memukau dengan leather jacket juga iket kepala hitam.

Tak lupa juga aksi gimik mereka yang sering menghancurkan gitar dan drum di atas panggung menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar. Tak aneh jika setiap pertunjukan mereka selalu dikelilingi ribuan penonton, bahkan mereka yang rela datang jauh dari negara di bagian dunia lain.

Sang pentolan, Sixx (bass) belum lama ini mengunggah keterangan menarik di akun twitter pribadinya bahwa perhelatan tour di Amerika Utara tersisa 10 panggung lagi. “Stadium Tour” tema dari tour itu, rencananya akan diperpanjang hingga tahun depan.

Dia juga memberikan sinyal “Stadium Tour” akan dihelat di beberapa negara, salah satunya negara yang terdapat di Asia menjadi lokasi pamungkas tour mereka.

“10 more North American shows. GOING WAY TOO FAST. What a great tour,” tulis Sixx

Dibalik semakin menggilanya Motley Crue, terdapat cerita yang cukup menyeramkan dari sang pendiri Sixx.

Pada tahun 1987 layar kaca televisi di Amerika dipenuhi pernyataan dokter bahwa Nikki Sixx meninggal dunia akibat overdosis heroin.

Setelah rumah sakit setempat melakukan penangan yang serius, akhirnya rock star itu bisa kembali hidup. Hanya orang beruntung yang bisa lolos akibat overdosis barang haram itu.

Parahnya, setelah berhasil hidup dan kembali ke apartemennya, ia malah kembali mengambil alat bantu untuk mentransferkan zat psikotropika ke dalam darah.

Namun setelah lepas dari pengaruh, ia sadar narkoba tidak baik sehingga bisa hidup sampai sekarang dan melalang buana pora-porandakan perhelatannya.

No data was found
No data was found