/
/
Bersimbah Darah, Seorang Pria Tewas Setelah Terlibat Perkelahian di Bojonggenteng

Bersimbah Darah, Seorang Pria Tewas Setelah Terlibat Perkelahian di Bojonggenteng

Pria
M tergeletak di rumah sakit bersimbah darah setelah terkena senjata tajam jenis Celurit. Credit : Humas Polres Sukabumi.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Seorang pria berinisial M harus meregangkan nyawa setelah terlibat perkelahian di Kampung Pakuwon, RT 05/01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi pada Senin (14/11/2023) kemarin sekira pukul 01.00 WIB. 

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede melalui Kapolsek Bojonggenteng Iptu Sopian mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika M bersama rekannya yakni F dan MA diajak oleh L datang ke rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB.

“Dari ajakan L, korban dan saksi-saksi mulai mengetahui akan ada penyerangan,” ujarnya kepada Segimedia.id, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA : Polsek Cicurug Tangkap Pelaku Penipuan dengan Kerugian Uang Mencapai Rp 75 Juta

Setibanya di rumah L, L mengajak korban dan rekannya itu mendatangi lapangan sepak bola Pakuwon, saat itu di lapangan tersebut terparkir sejumlah sepeda motor.  

“Korban yang menuruti permintaan L datang ke lapangan sepak bola Pakuwon. Dengan posisi masih beberapa meter lagi sampai ke lapangan tersebut, sejumlah sepeda motor dengan penumpang mendekat. L pun memberikan komando untuk menyerang dan akhirnya terjadi perkelahian,” ucapnya. 

Perkelahian yang berjalan tak lama, membuat M mengalami luka yang cukup parah karena terkena serangan senjata tajam jenis Celurit.

“Korban, akhirnya, meninggal dunia setelah diserang menggunakan celurit,” ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, pihak kepolisian tidak tinggal diam, Maruly menerangkan akan mendalami kasus ini dengan cepat dan melakukan tindakan tegas.

BACA JUGA : Rokok Hingga Pakaian Dalam Hilang, Polres Sukabumi Buru Pelaku Pembobol Minimarket

“Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus tindak Pidana Pengeroyokan yang mengakibatkan seseorang meninggal Dunia.,” tegasnya.

Adapun langkah yang saat ini sudah dilakukan pihak kepolisian antara lain adalah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa korban dan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti.

“Kami menghimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang melawan hukum atau main hakim sendiri, kami dari Kepolisian akan mengusut tuntas atas kejadian ini.,” ucapnya.

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur