/
/
Bocah di Nangklak Diduga Nyaris Diculik, Kapolsek Cicurug Heran Kenapa Korban Ditinggalkan

Bocah di Nangklak Diduga Nyaris Diculik, Kapolsek Cicurug Heran Kenapa Korban Ditinggalkan

Ilustrasi penculikan anak. Credit: Istimewa.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Seorang bocah berinisial N (10) diduga nyaris diculik setelah ditemukan pingsan terkapar di pelataran rumahnya pada Kamis (26/01/2023) malam. Ia diketahui merupakan salah seorang anak dari Ketua RW 06 di Kampung Nangklak, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. 

Ketua RW 06 sekaligus orang tua korban, Sultoni menerangkan saat kejadian berlangsung di rumahnya hanya ada korban. Kala itu ia sedang berada di rumah sakit. 

“Sebelum berangkat ke rumah sakit saya titipkan anak yang paling kecil ke tetangga. Tapi di rumah itu hanya ada anak saya yang sekarang sekolah di SD,” terangnya kepada segimedia.id  Jumat (27/01/2023). 

BACA JUGA : Gelar Reses, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi Serap Aspirasi Masyarakat Soal Infrastruktur dan Lapangan Kerja

Lanjut Sultoni, N pertama kali diketahui sudah tergeletak pingsan di depan rumahnya oleh tetangga korban berinisial A. Ia hendak mengantarkan pulang anak bungsu Sultoni yang dititipkan kepadanya. 

“Saya tidak tahu kenapa sampai di tinggalkan anak saya dengan keadaan tidak sadarkan diri, tahu-tahu ada warga datang dan melihat korban sudah tergeletak, Alhamdulillah korban selamat,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Sultoni, dalam kejadian tersebut terdapat tiga orang diduga pelaku. Dua orang berperan masuk ke dalam rumah dengan target anaknya, sedangkan satu orang lainnya menjaga motor. 

“Anak saya sempat ditanya kemana orang tua, ketika dijawab ke rumah sakit anak saya langsung dibekap menggunakan handuk yang sudah dibubuhi obat bius hingga anak saya tidak sadarkan diri.” terangnya. 

BACA JUGA : Tuai Kontroversi, TikTok Akui Sudah Takedown Konten Ngemis Online

Sementara itu Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan saat dihubungi mengatakan bahwa pihaknya tangah mendalami peristiwa tersebut. Dalam hal ini ia juga menegaskan belum bisa memastikan bahwa kejadian itu merupakan percobaan penculikan. Pasalnya saat korban sudah dapat dilumpuhkan para pelaku tidak dibawanya pergi.

“Semalam saya sudah ke TKP dan mencari tahu kebenarannya, untuk sementara peristiwa ini masih kami dalami. Jika itu kasus penculikan kenapa tidak dibawa sekalian, padahal kesempatan untuk membawa korban itu besar sekali loh,” tutupnya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur