/
/
Dilaporkan ke KPK, Bupati Cianjur Diduga Kebiri Bantuan Sosial untuk Korban Gempa

Dilaporkan ke KPK, Bupati Cianjur Diduga Kebiri Bantuan Sosial untuk Korban Gempa

Jalan yang terbelah akibat gempa bumi cesar cimandiri. Credit: Merdeka.com/Arie Basuki

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Acsenahumanis Respon Foundation melaporkan Bupati Cianjur Herman Suherman atas dugaan tindak pidana korupsi bantuan untuk penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur. 

Herman dituduh telah menjual bantuan sosial untuk korban bencana. Kasus ini sudah menjadi berkas laporan yang kini sudah berada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menerangkan, pihaknya sudah memeriksa materi pengaduan Bupati Cianjur. Namun dalam hal ini ia tidak bisa memberikan keterang lebih dalam atas dugaan yang ditujukan pada Bupati Cianjur itu. 

BACA JUGA: Mayat Mengambang di Sungai Cicatih Dengan Luka di Kepala Berukuran 10 CM

“Kami tidak bisa menginformasikan ke publik pelapor atau materinya. Ya kami sudah cek benar ada pengaduan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (26/12/2022) kemarin. 

Adapun keterang yang diberikan oleh Acsenahumanis Respon Foundation, Bupati Cianjur mengebiri bantuan yang diberikan oleh Emirates Red Crescent. 

Bantuan tersebut terdiri dari 25 ton beras, 1.000 paket kebersihan, 500 lampu bertenaga solar, 2.000 lembar selimut, dan battery charger untuk tenda. 

BACA JUGA: Jokowi Akan Larang Penjualan Rokok Ketengan, Warganet: Jual Rokok Batangan Lebih Cuan

Caranya dengan mengemas ulang bantuan tersebut dan mengganti isinya menjadi berbeda.   

Sementara itu, lanjut Ali, pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan memberifikasi dan menelaah terlebih dulu. Hal itu dilakukan untuk memastikan kelengkapan laporan pengaduan.

“Pengayaan informasi juga akan kami lakukan terkait hal tersebut,” terangnya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur