/
/
Dua Daerah Jabar Keracunan Ciki Ngebul, Dinkes Kabupaten Sukabumi Perintahkan Puskesmas Pantau Peredarannya

Dua Daerah Jabar Keracunan Ciki Ngebul, Dinkes Kabupaten Sukabumi Perintahkan Puskesmas Pantau Peredarannya

Ciki ngebul atau makanan berintrogen cair. Credit: istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Beberapa anak sekolah di dua daerah yang berada di Provinsi Jawa Barat dilaporkan keracunan setelah mengkonsumsi makan berintrogen cair atau ciki ngebul.

Keracunan ini dialami oleh anak di wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Tasikmalaya yang kini berstatus kejadian luar biasa (KLB). 

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam upaya penanganan KLB jajan ciki ngebul ini, pihaknya memberikan surat edaran (SE) kewaspadaan dari Kemenkes ke Dinkes kabupaten atau kota. 

“Kami menghimbau Dinas Kesehatan baik kota atau kabupaten meninjau kembali izin usaha makanan bernitrogen cair,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat (13/12/2023). 

BACA JUGA: Peringatan Bulan K3 di PT AIO, Menaker: TBC dan Kecelakaan Kerja Meninggkat

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengawasan Perbekalan Kesehatan, Farmasi dan Makan Minuman (PPKMM) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Solitaire menerangkan, sudah melanjutkan informasi yang diterima dari Dinkes Provinsi Jawa Barat kepada seluruh UPTD yang tersebar di setiap kecamatan. 

“Puskesmas diharuskan melakukan pemantauan, pemeriksaan serta pembinaan pada pedagang makan ini,” ucapnya. 

Perintah ini bisa dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Muspika, serta pengelola sekolah TK/Md, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA. 

BACA JUGA: Kalah di Festival Durian Lokal, Kontestan Laporkan Panitia ke Polres Sukabumi

“Bukan hanya sebatas pengawasan saja. Para staff di UPTD juga harus memberikan edukasi kepada anak tentang bahaya nitrogen cair,” terangnya. 

Solitaire mengatakan jika masyarakat mendapatkan informasi atau mengalami keracunan akibat makan tersebut, segera berkoordinasi dengan Tim Gerak Cepat (TGC).

Pelaksanaan tim ini didukung Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.

“Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga sudah kita beritahu terkait surat edaran (SE) ini. Tapi biasa jajanan ciki ngebul ini ada di pasar malam atau event tertentu,” tandasnya

 

Ardi

Reporter

Ardi

Reporter