/
/
Dua Kepala Desa di Cicurug Meninggal Dunia, Camat : Dalam Waktu Dekat Dilakukan Pemilihan

Dua Kepala Desa di Cicurug Meninggal Dunia, Camat : Dalam Waktu Dekat Dilakukan Pemilihan

Seremoni serah terima jabatan Kepala Desa Lilik Suryadi yang diwakili Camat Cicurug, Ading Ismail kepada Pjs Pipih Supinah, 11 November 2022. Credit: Istimewa.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Peristiwa yang sangat jarang terjadi, dua Kepala Desa di Cicurug meninggal dunia dalam rentang waktu yang berdekatan. Hal ini membuat Camat Cicurug Ading Ismail memutar otak agar kursi kosong kepemimpinan yang ditinggal para mendiang kepala desa kembali terisi.

Ading mengaku selama ia berkarir di pemerintahan baru pertama kali mengalami 2 kepala desa meninggal dalam kurun waktu berdekatan. 

“Semenjak saya menjabat peristiwa seperti ini belum pernah terjadi, kemarin saya agak kaget ketika mendengarnya,” ujarnya kepada segimedia.id, Senin (20/01/2023). 

BACA JUGA: Bocah di Nangklak Diduga Nyaris Diculik, Kapolsek Cicurug Heran Kenapa Korban Ditinggalkan

Berawal dari Kepala Desa Caringin Lilik Suryadi meninggal dunia pada bulan November 2023, kemudian Ading menunjuk staf Pemerintah Kecamatan Cicurug, Pipih Supinah untuk mengisi kekosongan sementara kursi kades di Desa Caringin.

Disusul kabar duka dari Desa Purwasari, Kepala Desa Purwasari Entis Sutrisna meninggal dunia di bulan yang sama November 2023. Dua kepala desa ini meninggal hanya terpaut waktu 25 hari.

“Kepala Desa Caringin dan Purwasari meninggal, saya harus langsung mencari penggantinya,” ujar Camat Cicurug kepada segimedia.id

“Saya sangat dikagetkan mendengar kabar itu, peristiwa ini sangat jarang terjadi, tapi mau seperti apapun umur hanya tuhan yang tahu, sekarang yang menggantikan PJS Purwasari yaitu ibu Yuli dari Kelurahan Cicurug,” jelasnya.

BACA JUGA: Kapolres Sukabumi Bentuk Tim Khusus untuk Dalami Dugaan Penculikan

Dirinya juga menjelaskan jika kedepannya dua desa tersebut yakni Desa Caringin dan Purwasari akan menggelar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW).

“Nah untuk kedepan kebetulan kami sudah melakukan sosialisasi PAW di dua desa itu, kurang dari 6 bulan akan dilaksanakan pemilihan tersebut,” bebernya 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Untuk prosedur PAW itu sangat berbeda dengan pemilihan kepala desa pada umumnya, nantinya yang memiliki hak pilih yakni para tokoh dari setiap kedusunan yang diwakilkan oleh warga dengan menggunakan sistem vote atau aklamasi yang disediakan oleh pihak desa dan BPD sebagai panitia PAW.

 

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur