/
/
Foto Beredar Gubernur Papua Tengah Bermain Judi di Malaysia, Filipina, dan Singapura

Foto Beredar Gubernur Papua Tengah Bermain Judi di Malaysia, Filipina, dan Singapura

Foto Gubernur Papua Lukas Enembe saat bermain judi di luar negeri yang ditangkap pada 20 Juli 2022, Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Gubernur Papua, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi bernilai Rp 1 miliar beberapa waktu lalu, hingga saat ini kasus tersebut masih bergulir dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyidikan atas kasus tersebut. 

Sebelumnya Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah membekukan rekening politikus Partai Demokrat itu sebesar Rp 71 miliar. 

Kekinian, telah beredar foto-foto Gubernur Papua Lukas Enembe sedang bermain judi di luar negeri. Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menuturkan ia sering bermain judi di Filipina, Malaysia, hingga Singapura. 

BACA JUGA:  Tak Terima Dikritik, Esteh Indonesia Layangkan Somasi

“Tempat judi Lukas Enembe di Manila Filipina, Solaire Resort dan Casino, Entertainment City. Tempat judi di Malaysia: Casino Genting Highland. Singapura: Hotel Crockford Sentosa,” katanya 

Boyamin juga membenarkan foto yang beredar dengan menggambarkan Lukas Enembe bermain judi yang duduk di tengah dan didampingi dua orang di sebuah ruangan yang diambil pada 19 Juli 2020. 

“Foto tersebut tempat judi yang berada di Malaysia. Tempat tersebut bukan miliki Lukas, dia hanya bermain di sana,” katanya.

Saat ini ia sudah dinyatakan terjerat dalam beberapa kasus korupsi. Diantaranya, penerimaan suap dan gratifikasi proyek di daerah Papua. 

KPK juga sudah memerintahkan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah Lukas bepergian ke luar negeri selama enam bulan mulai tanggal 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023. 

Sedangkan, PPATK mencurigai transaksi yang terjadi pada rekening Lukas. Lukas mengirim dana hampir setengah triliun ke rumah judi alias kasino yang berada di luar negeri. 

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur