/
/
Pemerintah Hindia Belanda Membentuk Cicurug Dipaksa oleh Hasil Perkebunan

Pemerintah Hindia Belanda Membentuk Cicurug Dipaksa oleh Hasil Perkebunan

Peta Cicurug, Credit: http://poestahadepok.blogspot.com/

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Adanya Gedung Kewedanaan di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu bukti autentik banyak terjadinya peristiwa penting pada masa Pemerintah Hindia Belanda di daerah tersebut.

Sebelum terbentuk nama Cicurug, wilayah itu disebut sebagai distrik Pagadungan. Disematkan oleh VOC pada tahun 1776 bersama wilayah lain sepeti Distrik Jampang (Sukabumi Selatan), Gunung Parang (Kota Sukabumi dan Sukaraja), Ciheulang (Cibadak) Cimahi (Cisaat dan Cikembar).

Cicurug terkenal sekali hasil pertaniannya dari Perkebunan Cimelati ketika dikelola oleh Andrie De Wilde. 

BACA JUGA: Cerita Biara Zaman Hindia Belanda di Cicurug Dijadikan Proyek Ayam

Belanda sangat puas dengan hasil perkebuanan dari wilayah ini. Banyak orang Eropa yang datang dan dijamu di Gedung Kewedanaam hingga mulai membuka perkebunan baru. Pegerakan ekonomi dari hasil perkebunan ini tercatat dalam sejarah perkebunan di Priangan.

Kemudian pemerintah mulai memikirkan pemekaran, sehingga pada tahun 1819 Distrik Pagadungan diubah menjadi Distrik Cicurug. 

Wilayah Cicurug sangat luas meliputi beberapa kecamatan. Namun pada tahun 1882 kembali terjadi perubahan struktur administrasi wilayah tersebut. Pemerintah Hindia Belanda membentuk Onder Distrik yang otoritasnya berada dibawah Distrik, yang dipimpin oleh Camat atau Asisten Wedana. 

BACA JUGA: Black Card: Minimal Belanja Rp 39 Miliar untuk Mendapatkan Kartu Istimewa Ini

Distrik Cicurug terdiri dari 4 Onder Distrik yakni Cicurug, Cibodas, Benda dan Kalapanunggal. Tercatat terdapat beberapa lahan perkebunan di wilayah ini, Perkebunan Tenjo Ayu pada tahun 1882 yang didirikan BBJ Crone, Perkebunan Pandan Arum didirikan WKE Huygen pada 17 April 1882.

Semakin berkembangnya zaman, sehingga  tanggal 17 Mei 1913 pemerintah memutuskan Distrik Cicurug kembali diubah namun tepat terdapat 4 Onder Distrik antara lain Cicurug, Parungkuda, Benda, dan Kalapanunggal. 

Hal itu seiring dibangunnya Jalan Kereta Api Batavia-Bandung pada tahun 1881. Jalur ini diproyeksikan pada tahap pertama sepanjang 27 kilometer dari Buitenzorg menuju Cicurug.

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur