/
/
Jembatan Otista Siap Revitalisasi, Jalan Otista Bogor Akan Ditutup 9 Bulan

Jembatan Otista Siap Revitalisasi, Jalan Otista Bogor Akan Ditutup 9 Bulan

Jembatan Otista Siap Revitalisasi Jalan Otista Bogor Akan Ditutup 9 Bulan
Jembatan Otista Kota Bogor. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada tahun depan, akan menutup Jalan jembatan Otto Iskandardinata (Otista) yang terletak di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Penutupan Jalan tersebut dilakukan menyusul rencana Pemkot Bogor untuk membangun dan melebarkan Jembatan Otista. Pengerjaan jembatan diperkirakan bakal memakan waktu kurang lebih selama 9 bulan. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bulan Desember akan dilakukan proses pembangunan Jalan Jembatan Otista.

“Jadi Desember ini Insya Allah kita (Pemkot Bogor) akan mulai proses pembangunan Jembatan Otista. Proses awal akan dibuka lelang untuk MK, konsultan manajemen konstruksi. Hal itu akan memakan waktu selama dua bulan sampai Januari,” kata Bima Arya usai meninjau Jembatan Otista, Selasa (22/11/2022).

Setelah tahapan itu, selanjutnya akan dilakukan review dan penilaian untuk desain selama satu bulan, hingga Februari. Di Februari akhir akan dimulai lelang untuk konstruksi Jembatan Otista.

BACA JUGA: Membahayakan Pejalan Kaki, JPO Paledang Stasiun Bogor Ditutup

“Selama satu bulan target lelang konstruksi. Jadi di bulan April idealnya ditargetkan untuk awal groundbreaking Jembatan Otista ini,” ucap Bima.

Bima menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihak Pemkot Bogor akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian hingga Dishub Kota Bogor, untuk melakukan pengkondisian jalan. Karena imbas dari pembangunan Jembatan Otista kemungkinan besar akan ditutup total selama pengerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan agar sesuai dengan waktu pembangunan dan target yang sudah ditentukan.

Pembangunan Jembatan Otista itu menelan anggaran Rp 52 miliar dari bantuan Pemprov Jabar.

“tahun anggaran di 2023 harus selesai. Dan kita perhitungkan, jika bulan April sudah bisa groundbreaking, maka dalam waktu 9 bulan targetnya selesai di Desember tahun 2023,” jelas Bima.

BACA JUGA: 3 Motor digembok Akibat Parkir Sembarangan, Warga Bogor: Sepeda Listrik Parkir di Pedestrian Juga, Kok Ga Ditindak?

“Semua proses sudah siap seperti lahan sudah dibebaskan dan tercatat di aset kita, lalu proses pemberkasan untuk lelang manajemen konstruksinya pun, juga sudah siap oleh pihak PUPR. Pembangunan ini akan betul-betul saya awasi dan pelototi semua tahapannya, supaya tepat waktu dan yang terpenting tidak gagal lelang,” lanjutnya.

Walikota Bogor itu pun menghimbau untuk warga Bogor dan sekitarnya yang hendak datang dan berkegiatan di Bogor, dalam pembangunan ini akan ada rekayasa lalu lintas selama sekitar 9-10 bulan kedepan imbas dari pembangunan Jembatan Otista.

“Dijalur ini (jembatan otista) tidak akan bisa dilewati total. Dan sudah pasti untuk warga Bogor akan mendapatkan dampak aktivitas pengerjaan,” jelas Bima.

“untuk camat lurah beserta jajarannya saya minta untuk melakukan sosialisasi kepada warga mulai sekarang. Karena selama 9-10 bulan akan ada penyesuaian aktivitas. Aktivitas ekonomi di Jalan Otista dan Suryakencana akan terkena dampak ini,” lanjutnya.

Apakah rencana penutupan Jalan Otista tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak Istana Bogor? Dalam hal ini Bima Arya mengaku akan melakukan koordinasi secepatnya dengan pihak Istana untuk protokol jalan bagi Presiden.

“ini akan segera, kita beberapa hari ke depan akan koordinasi terus dengan kepolisian dan pihak Istana Bogor,” tegas Bima.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur