/
/
Jokowi Resmikan Jembatan Otista Kota Bogor, Telan Biaya Rp101 Miliar

Jokowi Resmikan Jembatan Otista Kota Bogor, Telan Biaya Rp101 Miliar

Jokowi Resmikan Jembatan Otista Kota Bogor, Telan Biaya Rp101 Miliar
Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Otista Kota Bogor. Credit: Istimewa.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) yang berlokasi di Baranangsiang, Kota Bogor, pada Selasa (19/12/2023). Peresmian ini tentu diikuti dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian bangunan baru jembatan otista tersebut.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya resmikan Jembatan Otto Iskandardinata di Kota Bogor,” ucap Jokowi, Selasa (19/12/2023).

Dalam peresmian Jembatan Otista turut hadir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kemudian Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dan mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BACA JUGA: Kampanye Gembira Ala Hergun, Libatkan Caleg dan Belasan Restoran serta Pedagang Kaki Lima Adakan Makan Siang dan Minum Susu Gratis

Walikota Bogor Bima Arya dalam kesempatannya menuturkan, awal mulanya persiapan pembenahan Jembatan Otista. Rencana ini dimulai pada 2015 saat membenahi lalu lintas di sekitar Istana Kepresidenan Bogor, dengan menerapkan kebijakan Sistem Satu Arah (SSA).

“Kebijakan ini memang berhasil mengurangi kemacetan. Akan tetapi, Jembatan Otista menjadi titik penyempitan utama atau bottleneck di pusat kota. Oleh karena itu, warga meminta dilakukan pelebaran jembatan,” ujarnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) menceritakan bahwa Pemerintah Kota Bogor pun sudah mengajukan permohonan revitalisasi jembatan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan disetujui pada tahun 2020. Dikarenakan pandemi Covid-19, ada rasionalisasi anggaran sehingga rencana tersebut ditunda.

“Baru awal tahun ini (2023) jembatan ini dibangun,” tegas Bima Arya.

Proses revitalisasi jembatan ini memakan waktu 7,5 bulan. Bima mengatakan dalam perjalanan pembangunannya tidak mudah karena masyarakat bukan hanya harus bersabar dengan kemacetan, melainkan juga berkurangnya pendapatan.

“Pemerintah Kota Bogor menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga atas kesabarannya. Mudah-mudahan lancarnya dengan jembatan ini membukakan rezeki lebih luas bagi seluruh warga,” kata Bima Arya.

BACA JUGA: Lansia 51 Tahun Meninggal Dunia Tertimbun Longsor di Nagrak Sukabumi

“Jadi terima kasih pak presiden berkenan hadir walau bapak baru saja kembali dari kunjungan luar negeri,” tambahnya.

Diketahui, pembangunan Jembatan Otista dilakukan dengan bantuan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 101 miliar. Dimana ukuran yang sebelumnya dengan panjang 34 meter dengan lebar 15 meter, menjadi panjang 50 meter dengan lebar 22 meter.

Setelah jembatan ini selesai, Walikota mengatakan, program yang sedang berjalan seperti konversi angkot menjadi bus akan terus berlanjut. Begitu pula program Buy The Service yang sudah berjalan di empat koridor di mana tingkat keterisiannya tertinggi di Kota Bogor.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur