/
/
Karya Brillian The Beatles Mampu Bertahan dalam Perkembangan Musik

Karya Brillian The Beatles Mampu Bertahan dalam Perkembangan Musik

Karya Brillian The Beatles Mampu Bertahan dalam Perkembangan Musik
The Beatles, John Lennon, Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison. Credit: Jeff Hochberg/Getty Images

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Siapa yang tak kenal dengan band asal kota Liverpool, Inggris ini. Mayoritas warga dunia pasti pernah dan masih mendengarkan karya-karya brillian The Beatles. Saking fanatiknya, fans dari band tersebut sampai ada yang mengoleksi karya hingga barang yang gunakan para personil The Beatles dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Bahkan musisi-musisi di dunia jaman sekarang, saat membuat sebuah karya lagu, terinspirasi dari alunan magis The Beatles, ada pula yang terdengar sama persis. Tidak dipungkiri lagu yang diciptakan band Inggris tersebut, masih sangat realistis untuk didengarkan hingga saat ini, mungkin sampai sepuluh hingga seratus tahun lebih kedepan. Karena hasil karya The Beatles bagi kebanyakan orang tidak bisa dimakan oleh perkembangan musik sekarang secara dinamis.  

 

The Beatles dan Kesuksesan

Grup band ini lahir tahun 1960 di Liverpool, Inggris, dengan formasi awal yakni Paul McCartney sebagai vokal, John Lennon gitar dan vokal, Stuart Sutcliffe pada Bass, George Harrison di gitar, dan Pete Best sebagai penabuh drum. John yang pada waktu masih 16 tahun mengajak keempat temannya untuk membentuk band pada tahun 1956 dengan nama The Quarrymen. Band tersebut banyak mengalami perubahan nama dari mulai The Beetles, The Beatals, Johnny and the Moondogs, Long John and The Beetles dan The Silver Beatles, yang pada akhirnya bermuara pada nama The Beatles. 

The Quarrymen
The Quarrymen: Credit: Istimewa

Di tahun 1962 The Beatles merubah komposisi personil, Ringo Starr masuk menggantikan Pete Best karena menurut produser rekaman, George Martin, dirasa kurang mahir dalam memukul drum. Paul pada saat itu hanya sebagai vokal akhirnyanya memiliki dua peran sebagai pemain bass untuk mengisi posisi Sutcliffe yang meninggal dunia akibat pendarahan otak. Band ini mulai konsisten saat Brian Epstein mengambil kemudi menjadi manajer band. Penawaran ke label-label di tanah Britania Raya pun Brian lakukan. Dan berbuah manis, akhirnya The Beatles menandatangani kontrak dengan label Parlophone EMI, Inggris dan rekaman di Studio Abbey Road, setelah beberapa kali ditolak oleh perusahaan label rekaman lainnya.

BACA JUGA: 8 Tempat Nongkrong di Sukabumi Utara Cocok Buat Hangout

Sukses dan berhasil memuncaki tangga lagu nomor 1 di Inggris, akhirnya The Beatles melakukan debut panggungnya di luar tanah Britania Raya yakni Amerika Serikat. Disaat pemberakatan, 4000 penggemar John Lennon Cs berkumpul untuk melambaikan tangan ketika pesawat yang membawa grup band tersebut lepas landas. Di Bandara Internasional John F. Kennedy New York City pun, 3000 orang siap untuk menyambut kedatangan idolanya. Tidak hanya panggung-panggung off air seperti Washington Coliseum dan Carnegie Hall, The Beatles pun tampil di acara televisi The Ed Sullivan Show. Popularitas yang mereka dapatkan tidak membutuhkan waktu yang lama. Setelah melakukan debut di Amerika, band Inggris ini banyak mendapatkan tawaran untuk datang menghibur para penggemarnya di beberapa negara, seperti Denmark, Belanda, Hongkong, Australia dan Selandia baru.

the beatles 1960
The Beatles 1960. Credit: Istimewa

 Berikut ini Daftar Album The Beatles selama 10 tahun berkarya

 1. Please Please Me

Album pertama yang dirilis 22 Maret 1963 ini, membawa dengan cepat kepopuleran The Beatles di Inggris hingga menduduki puncak tangga lagu Record Retailer selama 30 minggu. Berisikan 14 materi, dua single lagu mereka yakni Love Me Do dan Please Please Me menjadi andalan mereka saat manggung. 

2. With The Beatles

With The Beatles lahir setelah 8 bulan album pertama dirilis. Album ini menduduki tangga lagu selama 21 minggu menggantikan Please Please Me. Menariknya sampul album With The Beatles, banyak ditiru oleh banyak band hingga sekarang. Di Australia sampul dari With The Beatles dibuat berbeda dan John Lennon cs merasa keberatan dengan artwork yang dibuat.

 3. A Hard Day’s Night

Diluncurkan 10 Juli 1964 album ketiga The Beatles ini, menjadi soundtrack dari film mereka. A Hard Day’s Night beriskani 13 lagu yang tulis oleh John dan Paul, dan menjadi nomor 5 pada daftar 100 Greatest British Albums Ever versi majalah Q. Penamaan judul album ini tercipta saat Ringo Starr tidak disengaja berkomentar spontan untuk John.

 4. Beatles for Sale

Dalam buku berjudul Critic’s Choice karya Paul Gambaccini, Album berjudul Beatles for Sale menduduki peringkat album terbaik ke 71. Dirilis 4 Desember 1964 album ini menjadi penanda perubahan nada yang selama ini menjadi ciri khas The Beatles. Para kritikus musik pun menggambarkan bahwa Beatles for Sale mengandung sinisme yang menggambarkan jika The Beatles sebagai produk yang akan dijual.

 5. Help

Berisikan 14 lagu, album kelima milik grup band Liverpool ini sekaligus menjadi soundtrack dari film dengan judul yang sama. Karakteristik Help yang dirilis 6 Agustus 1965, menghasilkan alunan musik klasik. Help banyak menduduki puncak tangga lagu diberbagai negara seperti Australia, Jerman, dan Amerika Serikat, sekaligus mendapatkan tanggapan yang positif. Yesterday menjadi lagu di album ini yang paling populer hingga saat ini, tidak heran banyak musisi mengcover lagu tersebut.

 6. Rubber Soul

Tercatat hanya empat minggu dalam proses pembuatannya, Album keenam ini, mengusung genre folk rock dibalut unsur pop dan gaya musik soul. Rubber Soul rilis 3 Desember 1965 dan diproduksi oleh George Martin. Album ini mencapai banyak keberhasilan secara komersial, sembilan hari setelah peluncuran, Rubber Soul terjual 1,2 juta kopi di Amerika Serikat.

 7. Revolver

Album berjudul Revolver ini, sering dianggap sebagai salah satu album yang paling inovatif dari sisi penggunaan kemajuan teknologi. Berisikan 14 lagu, yang antaranya Tomorrow Never Knows dan Yellow Submarine sengaja diciptakan untuk anak-anak oleh Paul dan Ringo sebagai vokal. Mencapai peringkat 1 di Inggris dan Amerika, setelah rilis pada 5 Agustus 1966, Revolver menjadikan awal dari perkembangan musik The Beatles, dengan memasuk genre psychedelic rock. Tidak hanya itu musik dalam album ini mengembangkan daya tarik dari para personilnya terhadap konsep filosofis timur.

 8. Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band

Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band adalah album kedelapan yang rilis 26 Mei 1967. Yang menjadi ikonik dari album ini adalah artwork album yang memperlihatkan puluhan orang terkenal secara kolase, serta menjadikan salah satu cover album terbaik hingga sekarang. Musik yang ditawarkan di album ini mengandung unsur musik eksperimental dari para personil The Beatles, salah satunya berjudul Lucy in the Sky with Diamonds.

 9. Magical Mystery Tour

Magical Mystery Tour menjadi album mini pertama milik The Beatles yang berisikan enam lagu dan rilis 5 Desember 1967 setelah kematian manajer Brian Epstein akibat overdosis. EP yang dibuat ini sebenarnya untuk mengisi soundtrack film yang mereka sutradarai sendiri. Namun pihak Parlophone Records merilis ulang album ini dengan materi sebelas lagu di tahun yang sama. lagu seperti Strawberry Fields Forever dan Penny Lane sangat menonjol di album Magical Mystery Tour.

 10. The White Album (The Beatles)

Album dengan cover sederhana hanya berwarna putih ini, didedikasikan untuk mendiang manajer yakni Brian Epstein, serta menjadi album pertama yang diluncurkan oleh label Apple Records pada 22 November 1968. The White Album berisi tiga puluh materi, dimana di sisi pertama tujuh belas lagu dan sisanya tiga belas lagu di sisi kedua. Fakta menarik dalam proses rekaman album ini, banyak mengalami kendala seperti, John Lennon yang sibuk berpacaran dengan sang kekasih Yoko Ono serta Ringo yang kurang disiplin karena sering meninggalkan proses produksi. John pun banyak mengkritik beberapa materi yang dianggap seperti musik tua. 

11. Yellow Submarine

Dirilis pertama kali di Amerika Serikat pada awal tahun pada 13 Januari 1969 dan 17 Januari di Inggris. Terciptanya Yellow Submarine untuk dijadikan soundtrack dalam sebuah film animasi yang tayang perdana di tahun 1968. Album ini mendapatkan banyak pujian karena komposisi lagunya dan sang produser lagu George Martin, sangat berkontribusi dalam album ini. Harrison dicap sebagai pencipta lagu yang berkualitas pada album Yellow Submarine.

 12. Abbey Road

Album Studio ini dibuat pada April 1969 dan rilis 26 September 1969 di Inggris, beberapa hari kemudian 1 Oktober 1969 dirilis di Amerika Serikat. Abbey Road adalah album yang menjadi pemantik titik ketegangan di antara personil The Beatles. Namun, album ini sangat sukses secara komersial dan menjadi karya terbesar sepanjang masa. Cover Abbey Road ini sangat ikonik dan terkenal bahkan banyak ditiru oleh musisi lain, maupun para penggemarnya. Artwork ini menampilkan para personil The Beatles yang berjalan di jalur zebra cross di lokasi EMI Studios, Abbey Road London.

 13. Let it Be

Let it Be menjadi album terakhir dari The Beatles serta penutup dari karya-karya mereka yang sangat brilian dalam bermusik. Let it Be berisikan 12 lagu, dirilis pada tanggal 8 Mei 1970 oleh Apple Record, materi dalam album ini diciptakan oleh John Lennon dan Paul McCartney. Majalah Rolling Stone di tahun 2003, meletakkan album ini di peringkat 86 dari 500 album terbesar sepanjang masa.

BACA JUGA: 5 Film Terbaik Sepanjang Masa dengan Rating Tertinggi Versi IMDb 

Akhir Perjalanan Dari The Beatles

Tahun 1970 menjadi kabar buruk bagi penggemar The Beatles. Pasalnya, grup musik asal Liverpool ini, mengalami banyak masalah yang begitu kompleks, yang pada akhirnya band ini harus bubar. Ketidakharmonisan hubungan satu sama lain di dalam band, adalah penyebab bubarnya The Beatles.

Titik pertama perselisihan band ini, ketika kepergian sang manajer, saat itu juga Paul langsung mengambil alih kendali The beatles dari mulai pembuatan album hingga proyeksi film. Ketiga personil lainnya pun merasa bahwa posisi paul sangat mendominasi. Peraturan yang sebelumnya dibuat sebelum kepergian sang manajer, banyak dilanggar oleh para personil seperti John membawa sang kekasih Yoko ke studio rekaman.

the beatles 1970
The Beatles 1970. Credit: Istimewa

Seiring berjalannya waktu, setiap personil mengalami perubahan selera musik yang sangat berbeda. John Lennon yang beralih ke musik eksperimental, lalu ada Harrison merubah selera musik menjadi alunan india dan Paul yang masih bertahan pada musik yang sedang tren pada saat itu. Ego yang diciptakan masing-masing personil, susah untuk dikolaborasikan dalam menciptakan sebuah karya. Puncaknya ketegangan adalah saat Paul dan Lennon saling mencela ciptaan lagu mereka. Spekulasi yang beredar bermuara bahwa Yoko Ono yang hadir di kehidupan John Lennon, sebagai penyebab bubarnya The Beatles. diyakini Yoko sering berkomentar dan memberi masukan saat di studio rekaman, dan keadaan ini membuat personil lain merasa tidak nyaman.

Setelah bubarnya The Beatles, para personil melanjutkan karir bermusiknya masing-masing dan tentu saling membantu. Paul yang berkarya dengan musik popnya, lalu John Lennon mencoba berbagai lagu rock dan balada yang berlirikkan kedamaian dan anti perang. George Harrison yang melanjutkan karir dalam genre musik india dengan lirik kebatinan dan sang penabuh drum Ringo menciptakan karya lagu dengan alunan musik rock yang easy listening. Namun naas beberapa tahun kemudian, John lennon meninggal dunia akibat ditembak oleh fans fanatiknya di Amerika Serikat. Disusul oleh George Harrison yang meninggal setelah berperang dengan penyakit kankernya. Hingga saat ini personil dari The Beatles yang masih tersisa adalah Paul McCartney dan Ringo Starr.

Karya-karya brillian dari The Beatles ini banyak sekali menghasilkan prestasi, dan penghargaan yang berlimpah. Hingga sekarang musik band inggris ini, tidak absen mendapatkan penghargaan dan apresiasi dengan tanggapan positif, sehingga menjadikan inspirasi bagi musisi muda untuk berkarya dalam bermusik. Alunan musik yang dihasilkan The Beatles, tidak akan pernah merasa bosan untuk didengarkan, mayoritas pendengar lama saat memutar ulang merasa selalu fresh saat didengarkan. Tidak banyak musisi dunia yang bisa meracik karyanya seperti The Beatles, tentunya bisa diterima disemua kalangan dari dulu, sekarang dan dimasa yang akan datang.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur