/
/
Kepala BMKG: Gempa di Cianjur Diduga Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri

Kepala BMKG: Gempa di Cianjur Diduga Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri

Kepala BMKG Gempa di Cianjur Diduga Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Credit: Wikipedia

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, terasa kuat dirasakan di daerah Jabodetabek.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati yang tengah mengikuti rapat di DPR RI merasakan guncangan saat rapat di Komisi V.

“Pusatnya di Cianjur jadi kami khawatir sebaiknya keluar, kemungkinan masih ada gerakan,” ujar Dwikorita, di DPR, Senin (21/11/2022) dilansir Detik.com.

Gempa yang terjadi diketahui memiliki kedalaman 10 km berada di titik 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur. Pihak BMKG menyampaikan gempa tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA: Ratusan Karyawan Twitter Resign Setelah Tolak Permintaan Lembur dari Elon Musk

Dwikorita mengatakan gempa yang terjadi di Cianjur diduga akibat adanya pergerakan Sesar (patahan geologi) Cimandiri.

“Gempa ini diduga merupakan pergerakan dari Sesar Cimandiri jadi bergerak kembali,” kata Dwikorita

“Merupakan gempa yang diakibatkan patahan geser dengan magnitudo 5,6,” ujarnya.

BACA JUGA: Diduga Tersengat Listrik di Cibadak, Seorang Pria Baru Dievakuasi Setelah 4 Jam Meninggal

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa ini termasuk gempa dangkal.

“Update magnitudo itu updatenya 5,6, kedalaman 10 km, jadi ini gempa dangkal,” ujarnya.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur