/
/
MA Tolak Kasasi Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati, Komnas Perempuan Malah Kecam Hukuman Mati

MA Tolak Kasasi Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati, Komnas Perempuan Malah Kecam Hukuman Mati

Herri Wirawan saat mendengar putusan majelis hakim di sidang vonis Selasa (15/2/2022). Credit: AP Photo

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Herry Wirawan akhirnya tepat dijatuhi hukuman mati setelah memperkosa santri semenjak 2016 hingga 2021. Hal itu beriringan dengan penolakan permohonan kasasinya pada Mahkamah Agung (MA). 

Tercatat sebanyak 13 santriwati yang menjadi korban seorang pimpinan pesantren yang berada di Bandung, Jawa Barat itu. 

Herry Wirawan tersandung Pasal 81 ayat (1), ayat (3), dan ayat (5), juncto Pasal 76D UU Perlindungan Anak. Ketetapan hukum itu dikemukakan setelah proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung dengan ancaman penjara seumur hidup.

BACA JUGA: Kawasan Resort Kawah Ratu akan Disulap Menjadi Tempat Wisata Ikonik di Cidahu

Herry Wirawan mencoba mengajukan banding. Setelah proses tersebut PN Bandung malah menambah hukumannya menjadi hukuman mati. Herri Swantoro yang mengetuk amar putusan itu. 

“Melalui hasil pertimbangan, hukuman yang adil atas perbuatan terdakwa adalah hukuman mati,” ujar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung. 

Terdakwa Herry Wirawan tak tinggal diam, ia mengajukan kasasi kepada MA dan ditolak seperti yang terpampang di Website MA. 

BACA JUGA: Insentif Kartu Prakerja Naik Jadi Rp4,2 juta di Tahun ini, Begini Cara Daftarnya

Semetara itu, Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat menuturkan, hukuman yang diberikan kepada terdakwa terlalu berat. Keputusan itu juga berlawanan dengan norma internasional hak asasi manusia untuk hidup.

“Kami tidak sepakat dengan hukum yang diberikan itu. Komnas Perempuan menetang,” katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu. 

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur