/
/
Meikarta Hanya Terjual 18 Ribu Unit, Komisi IV DPR RI Gebrak Meja!

Meikarta Hanya Terjual 18 Ribu Unit, Komisi IV DPR RI Gebrak Meja!

meikarta
Proyek Meikarta yang mangkrak, Credit: Istimewa.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Motor pembangunan Meikarta, PT Lippo Cikarang menjalani Rapat Dengar Pendapat Umum (RDUP) bersama Komisi VI DPR RI di Senayan pada Senin (13/02/2023) kemarin. 

Dalam Rapat tersebut, Ketut Budi Wijaya selaku Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk mengakui bahwa data yang selama ini digembar-gemborkan ke publik tentang apartemen Meikarta sudah terjual 100 ribu unit itu tidak valid.

“Setelah kami telusuri terakhir itu ternyata totalnya 18 ribu unit yang sudah terjual. Betul pernah disampaikan apartemen terjual hingga 100 ribu unit,” ungkapnya 

BACA JUGA: Meikarta Dicap ‘Kota Mati’, Mayoritas Pembeli Ingin Adanya Pengembalian Uang

Sejauh ini banyak konsumen yang mengeluh pada proyek tersebut. Pasalnya, Meikarta yang digadang-gadang menjadi kota impian itu belum sesuai expetasi, bahkan masih banyak pembangunan yang mangkrak. 

Oleh sebab itu pengembang proyek tersebut sering mendapatkan kecaman karena tidak pernah menerima unit, bahkan pihak Meikarta berani menuntut konsumennya.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade marah bahkan menggebrak meja saat rapat berlangsung. 

BACA JUGA: Anak Berusia 6 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Cicurug, Sukabumi

“Kalau enggak kita panggil ke DPR, bapak injak orang-orang itu. Saya dengar bapak berani itu karena bisa atur polisi, atur jaksa, atur hakim,” tegasnya. 

Andre menuturkan di Negara Republik Indonesia tidak ada yang bisa bertindak sewenang-wenang. Ia juga menegaskan ini adalah ini negara Indonesia bukan negara Lippo Group. 

“Enggak ada yang bisa ngatur republik ini, ini Republik Indonesia bukan republik Lippo. Ini penting supaya paham oligarki,” kata Andre sambil menggebrak meja. 

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur