/
/
Parenting, Kata Populer Dalam Dunia Orang Tua Modern

Parenting, Kata Populer Dalam Dunia Orang Tua Modern

Parenting, Kata Populer Dalam Dunia Orang Tua Modern
Ilsutrasi Parenting. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Sebagian besar orang tua di zaman sekarang, tentunya sering mendengar seputar apa itu parenting. Tidak hanya itu, kata parenting dalam dunia orang tua modern menjadi salah satu istilah yang sangat sering dilontarkan.

Parenting atau pola mengasuh anak ini, sering kali mengundang perdebatan sengit soal boleh dan tidak bolehnya, apa yang harus dilakukan orang tua terhadap sang buah hati. Sebab, setiap orang tua dalam pola asuh memiliki pendapat dan pendiriannya masing-masing. Dan jika memperdebatkan soal parenting mana yang lebih baik, tidak akan ada habisnya. 

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan parenting?

BACA JUGA: 9 Film ini Dilarang Tayang di Indonesia, Banyak Menuai Kontroversi

Secara harfiah, arti parenting itu sendiri adalah pola pengasuhan anak dan merupakan salah satu hal penting dalam tumbuh kembang anak. Dengan adanya parenting ini, setiap orang tua akan memberikan bimbingan dan arahan kepada sang buah hati, mulai dari dalam kandungan hingga anak menjadi mengerti akan arti kehidupan.

Sebuah penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychology, mengemukakan bahwa, pengertian parenting menurut para ahli adalah sikap dan perilaku orangtua terhadap anak-anak, serta perasaan emosional dimana perilaku dari orang tua dapat diekspresikan.

Tidak hanya itu, beberapa ahli memiliki pandangannya sendiri terkait dari arti parenting.

1. Hetherington & Whiting

Hetherington & Whiting
Ilustrasi Perinting menurut Hetherington & Whiting. Credit: Istimewa

Dikutip dari jurnal, Menurut Hetherington & Whiting, parenting merupakan proses interaksi total antara orang tua dengan anak, seperti pemeliharaan, pemberian makan, membersihkan, melindungi, dan juga mengajarkan proses sosialisasi kepada anak dengan lingkungannya di sekitar.

2. Gunarsa Singgih

singgih
Singgih D. Gunarsa, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Credit: WordPress

Dalam buku Psikologi Remaja, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yakni Gunarsa Singgih menyatakan bahwa parenting adalah sikap dan cara orang tua dalam mempersiapkan anggota keluarga yang lebih muda (anak) agar bisa mengambil keputusan dan juga bisa bertindak sendiri. Dari sebelumnya bergantung kepada orang tua, menjadi berdiri sendiri dan bertanggung jawab.

3. Jerome Kagan

Jerome Kagan
Jerome Kagan Profesor Psikologi Penelitian Daniel dan Amy Starch di Universitas Harvard. Credit: Istimewa

BACA JUGA: Lakukanlah 7 Pola Hidup Sehat ini Agar Hidup Berkualitas

Profesor Psikologi Penelitian Daniel dan Amy Starch di Universitas Harvard, Jerome Kagan yang merupakan salah satu pelopor utama psikologi perkembangan, menyatakan bahwa parenting adalah serangkaian keputusan (dari orang tua) tentang sosialisasi pada anak. Hal ini mencakup apa yang harus dilakukan (orang tua), supaya sang buah hati mampu bertanggung jawab dan juga memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat.

Secara garis besar tujuan parenting harus memenuhi kebutuhan fisik dan psikologi

Pola asuh yang harus dijalankan orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik saja. Orang tua harus memberikan kebutuhan psikologi seperti kasih sayang, rasa aman, serta mengajarkan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar agar hidup selaras dengan lingkungannya.

Sang buah hati yang dibimbing oleh orang tua adalah individu unik yang berhak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal serta memiliki jiwa sendiri dengan iramanya masing-masing. 

Sebagian besar, masa kehidupan anak berada dalam lingkup keluarga dan pola asuh yang diberikan orang tua nantinya bisa menentukan dan mempengaruhi kepribadian, perilaku dan karakter anak. 

APA
American Psychological Association. Credit: CNN

Tujuan parenting menurut American Psychological Association (APA) ada 3 yakni, pertama Memastikan keselamatan dan kesehatan anak. Lalu, mempersiapkan untuk menjalani masa depan anak agar menjadi orang dewasa yang produktif. Serta mewariskan nilai-nilai kultur dan budaya yang telah ada secara turun temurun. Dalam hal mencapai tujuan tersebut, pastinya setiap orang tua memiliki gaya atau pola asuhnya tersendiri.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur