/
/
Pedestrian PSM Cicurug Dijadikan Tempat Parkir, Camat akan Berikan Sanksi Pemilik Toko

Pedestrian PSM Cicurug Dijadikan Tempat Parkir, Camat akan Berikan Sanksi Pemilik Toko

Pendistrian PSM Cicurug dijadikan tempat parkir. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Sejumlah warga, terutama pejalan kaki mengeluhkan sikap sejumlah pemilik toko di sekitaran Pasar Semi Modern atau PSM Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang hampir setiap harinya menggunakan pedestrian (trotoar) untuk tempat parkir mobil. 

Hal itu sudah menjadi kebiasaan dan terasa seakan-akan merebut hak masyarakat dalam hal ini pejalan kaki. Pemerintah berupaya meningkatkan pengguna jalan agar tidak memarkirkan kendaraannya di sekitar jalan tersebut dengan memasang dilarang parkir. 

Sandi Susandi (34 tahun) mengaku setiap harinya ia harus berjalan kaki untuk berbelanja ke PSM Cicurug. Dengan berjejernya kendaraan di atas trotoar tersebut, ia merasa rutinitasnya terganggu sebab sulit untuk berjalan kaki di sepanjang trotoar itu.

BACA JUGA: Mainkan Kemaluan di Hadapan Nasabah, Kolektor Koperasi Diringkus Polsek Cicurug

“Saya kesal ketika melihat mobil di atas trotoar itu. Seperti mobil bak terbuka milik toko-toko furniture yang terparkir di badan trotoar. Saya merasa hak saya untuk berjalan kaki diambil secara paksa,” ujarnya kepada segimedia.id, Senin (12/12/2022).

Akibat pedestrian terhalang mobil yang berjejer parkir diatas trotoar tersebut, ia terpaksa berjalan agak melebar masuk ke jalan raya. Ia mengaku tak nyaman,  lantaran berjalan seperti itu dapat membahayakan dirinya. 

“Itukan malah jadi berbahaya, bisa saja kesenggol mobil yang lewat kan?” keluhnya.

BACA JUGA: Uji Coba Tol Bocimi Seksi II 20 Desember Mendatang ?, Ini Kata TJT

Selain merugikan pejalan kaki, terparkirnya mobil tersebut  kerap kali mengganggu arus lalu lintas, lantaran diparkirkan tanpa melihat posisi bagian belakang mobil yang masih menjorok ke ruas jalan.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Cicurug Ading Ismail menegaskan akan memberikan sanksi untuk para pemilik toko yang terlihat melanggar aturan.

“Insya Allah kita akan siapkan sanksi untuk mereka (pemilik toko) yang melanggar aturan. Saya juga kasihan ketika melihat masyarakat terpaksa menggunakan jalan raya untuk jalan kaki, terus apa gunanya trotoar?” tandasnya.

 

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur