/
/
Pengelolaan Sampah di Cimenteng Sukabumi Terbengkalai Akibat Alat Berat 3 Hari Mati

Pengelolaan Sampah di Cimenteng Sukabumi Terbengkalai Akibat Alat Berat 3 Hari Mati

Tempat Pembuangan AKhir (TPA) Cimenteng, Kecamatan Cikembar. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Proses pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi beberapa hari belakangan operasionalnya terhambat. Hal itu disebabkan oleh alat berat yang sudah usang dan sering mati. 

Akibatnya puluhan truk pengepul sampah dari berbagai daerah di Kabupaten Sukabumi terpaksa harus antri tanpa ada penanganan. Padahal Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah mengalokasikan anggaran untuk perawatan alat berat tersebut namun masalah itu masih terjadi. 

“Kondisi seperti ini sudah sering terjadi, puncaknya 2-3 hari terakhir, sampah yang datang tidak ditangani sampai puluhan truk antri, padahal anggaran untuk perawatan alat berat ada tapi selalu terjadi seperti ini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya pada segimedia.id, Selasa (29/11/2022). 

BACA JUGA: BMKG: Aktivitas Gempa Cianjur Terus Melemah, Warga Sudah Bisa Kembali Ke Rumah

Lebih parahnya lagi, sebuah alat berat di TPA Cikembar sebagiannya sudah terkubur tumpukan sampah. Terjadinya hal itu akibat tidak maksimal pihak-pihak terkait dalam menangani dan memenej tempat tersebut.

 “Sampai ada alat berat yang hampir terkubur oleh tumpukan sampah, saya gak ngerti kok bisa seperti itu,” tukasnya.

Sementara itu Deni Kelapa Bidang (Kabid) Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi membenarkan antrian truk penuh sampah tersebut dikarenakan alat berat yang sering mati.

“Kondisi hari ini kita tutup dulu karena Excavator Sumitomo 130 ada kendala dan Sumitomo 210 sedang dalam service atau perawatan dan turbonya belum datang,” jelasnya.

BACA JUGA: Penerimaan Pajak Mencapai 97,5% dari Target, Tembus Rp 1.448 triliun per Oktober

Dirinya juga mengatakan, hal tersebut disebabkan faktor cuaca yang buruk yang terjadi akhir-akhir ini dan volume sampah yang masuk ke TPA terus meningkat.

“Sebelumnya kita bisa tangani, tapi karena faktor cuaca yang buruk dan volume sampah yang terus naik dan sekalinya alat berat kita mati hal seperti ini jadi tidak bisa tertangani, untuk kedepan kami akan berusaha untuk yang terbaik,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun segimedia.id, ada dua alat berat yang beroperasi di TPA Cimenteng, alat berat itu beroperasi dari Pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur