/
/
Petisi Kembalikan WFH Tembus Puluhan Ribu, Inilah Manfaat dari WFH

Petisi Kembalikan WFH Tembus Puluhan Ribu, Inilah Manfaat dari WFH

Petisi Kembalikan WFH Tembus Puluhan Ribu, Inilah Manfaat dari WFH
Ilustrasi WFH. Credit: Isitimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Petisi online yang berisi tuntutan penerapan kembali work from home (WFH) atau sistem kerja dari rumah, mendapat dukungan puluhan ribu orang. Hingga hari ini Selasa (10/1/2023), petisi yang dimuat di laman Change.org tersebut telah meraup lebih dari 20 ribu tanda tangan.

Petisi tuntutan penerapan kembali WFH banyak menuai komentar dari sejumlah warganet. Salah satu netizen yang ikut menandatangani petisi itu mengatakan bahwa, WFH adalah solusi untuk melonggarkan kemacetan di DKI Jakarta.

“Wfh salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta,” tulis salah satu warganet dalam petisi tersebut, dikutip dari laman Change.org pada Rabu (4/1/2023).

BACA JUGA: Insentif Kartu Prakerja Naik Jadi Rp4,2 juta di Tahun ini, Begini Cara Daftarnya

Pengguna lain berpendapat jika work from office (WFO) atau sistem kerja di kantor dianggap sudah ketinggalan zaman. Sebab sistem WFO tersebut bisa membuat seseorang bekerja secara tidak efisien. Lantaran banyak waktu dan tenaga yang dihabiskan selama perjalanan.

“Waktu lebih banyak habis di jalan karena WFO sudah sangat oldschool. Ditambah kondisi cuaca yang tidak menentu, berpengaruh juga terhadap kesehatan,” tulis salah satu pengguna.

Yang lainnya menilai bahwa WFH layak diterapkan selama pekerja bisa secara profesional menjalankan berbagai tugas yang diamanatkan kepada mereka. Namun bukan berarti menutup sistem WFO untuk perusahaan, kerja di kantor bisa dilakukan asalkan demi kebutuhan khusus ataupun mendesak yang tidak mungkin dilakukan dari rumah. WFH ini dapat berefek domino ke masalah kesehatan. Sebab WFH dinilai dapat membantu meredakan masalah kesehatan mental para pekerja.

“WFH ada bagusnya juga. Yang penting tetap fokus dan profesional memberikan waktunya untuk tetap produktif. WFO hanya jika memang diperlukan saja,” katanya.

BACA JUGA: Akhirnya KPK Tangkap Lukas Enembe, Diwarnai Keributan di Mako Brimob Kotaraja

“Membantu kesehatan mental karyawan, selama masih bisa dikerjakan di rumah kenapa harus ke kantor,” ujar pengguna lain.

Petisi yang dibuat oleh seseorang bernama Riwaty Sidabutar bertajuk “Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih Macet, Polusi, dan Bikin Tidak Produktif” itu, beralasan bahwa kewajiban sistem bekerja di kantor atau work from office (WFO) tidak membuat karyawan lebih produktif.

“WFO juga belum tentu membuat kita lebih produktif. Karena lamanya perjalanan, saya malah jadi lebih lelah, dan hasil pekerjaan tidak sebagus ketika saya bekerja dari rumah. Di rumah, saya merasa lebih percaya diri, lebih aman, dan juga merasa lebih nyaman,” kutipan petisi pada Selasa (3/1/2023).

Sebuah survei yang dilakukan di Inggris Raya oleh Office for National Statistics (ONS), menemukan lebih dari tiga perempat (78 persen) yang bekerja dari rumah (dengan kapasitas tertentu) memberi keseimbangan bagi mereka dalam kehidupan kerja yang lebih baik. dan ini beberapa manfaat WFH menurut ONS;

 

1. Banyaknya waktu tambahan

Waktu tambahan yang didapat adalah bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, karena mengurangi jarak tempuh perjalanan ke kantor. tidak hanya itu pekerja bisa menghemat uang, dan memiliki kontrol yang lebih besar atas jadwal kerja mereka.

2. Lebih produktif

Sementara itu, WFH bisa menyangkut dalam sisi produktivitas kerja. Organization for Economic Co-Operation and Development ( OECD ) berpendapat banyak pekerja yang melaporkan jauh lebih produktif ketika mereka menjalankan sistem kerja dari rumah. Sistem WFH membuat para pekerja merasa lebih otonom dalam menangani berbagai pekerjaan.

3. Kesehatan dan kesejahteraan

Jajak pendapat yang dilakukan pada tahun 2020 oleh badan amal peningkatan kesehatan masyarakat di Inggris, Royal Society of Public Health ( RSPH ) bahwa lebih dari 45 persen pekerja merasa bekerja dari rumah lebih baik untuk kesehatan dan kesejahteraan mereka. Organisasi Kesehatan Dunia pun mendukung pekerjaan dengan sistem WFH, apalagi bagi penyandang disabilitas disaat pandemi.

4. Bisa meluangkan waktu untuk olahraga 

Dalam sistem kerja WFH beberapa pekerja berpendapat bisa memiliki banyak waktu lebih untuk berolahraga. karena faktor ini sangat bermanfaat bagi kesehatan pekerja dan waktu istirahat yang lebih banyak.

5. Fleksibilitas dan aksesibilitas

Manfaat WFH selanjutnya bagi pekerja bisa lebih fleksibel dalam bekerja dan aksesibilitas pun lebih mudah. Biasanya pekerja memerlukan waktu selama 8 jam atau lebih di kantor, dengan WFH kini bisa saja memangkas waktu tersebut. Namun, dengan pemangkasan waktu tersebut harus selaras dengan kinerja yang diberikan pekerja.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur