/
/
Polisi Pengamanan KTT G20 Bali Tewas Ditikam Usai Booking Cewek MiChat

Polisi Pengamanan KTT G20 Bali Tewas Ditikam Usai Booking Cewek MiChat

Polisi pengamanan KTT G20 Bali Tewas Ditikam Usai Kencan Lewat Aplikasi MiChat
Ilustrasi penikaman polisi di Bali. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Seorang anggota polisi tewas ditikam usai terlibat cekcok dengan perempuan kenalannya lewat aplikasi MiChat.

Peristiwa penikaman terhadap anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri, berinisial FNS (22) tersebut terjadi di Kota Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022) dini hari.

Dalam informasi yang dihimpun Segimedia, FNS diketahui merupakan anggota yang ditugaskan dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Dan korban saat bertugas, menginap di Hotel Aston Denpasar.

Insiden Penikaman tersebut berawal saat korban datang ke V Hotel Permata Dana, Kota Denpasar, Bali, untuk menemui seorang PSK (Pekerja Seks Komersial) berinisial KDS (22) sekitar pukul 01.00 WITA. Sebelumnya korban sudah membuat janji dan berkomunikasi melalui aplikasi MiChat dengan KDS.

BACA JUGA: Mengapa Banyak Spekulasi Liar Dalam Kasus Kematian satu Keluarga di Kalideres?

Setiba di kamar hotel, korban FNS mendadak membatalkan sepihak karena tidak sesuai harapannya. Tak terima, anggota polisi itu meminta uangnya yang sudah ditransfer kepada KDS untuk dikembalikan. Namun, KDS menolak dan terjadi cekcok hingga teriak minta tolong. Teriakan itu sontak terdengar oleh pengunjung hotel dan pelaku bernama alvin.

Korban FNS lantas ribut dengan pelaku, yang awalnya masih adu mulut hingga berujung penikaman. FNS ditikam tepat di leher bagian kanan hingga bersimbah darah. Akhirnya korban dilarikan ke RSUD Wangaya di Jalan Kartini Denpasar, Bali.

“Pelaku sempat diamankan pihak hotel, namun berhasil kabur. Untuk korban usai kejadian langsung dilarikan ke RSUD Wangaya dan informasinya meninggal dunia,” ujar salah satu sumber yang dilansir dari Detikcom.

BACA JUGA: Cemburu buta Berujung KDRT, Polisi Tangkap Suami Tega Aniaya Istri Hingga Memar

Kasi Humas Polresta Denpasar, I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih dalam proses penyelidikan untuk insiden penusukan terhadap anggota Baharkam Polri.

“Saat ini saya tidak bisa memberikan komentar dulu. Karena masih dalam proses penyelidikan. Sehubungan dengan hal tersebut (anggota polisi yang menjadi korban) belum bisa mengkonfirmasi karena data belum pegang,” kata Sukadi Rabu (16/11/2022).

“Nanti tunggu rilisan dan kita sampaikan. Nanti pak Kapolres yang menyampaikan,” ujarnya.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur