/
/
Pria Tunawisma Ditemukan Tewas Di Cicurug, Dokter: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Pria Tunawisma Ditemukan Tewas Di Cicurug, Dokter: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Tunawisma ditemukan meniggal di Gudang Rongsokan. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Seorang pria tunawisma ditemukan tewas dalam posisi tergeletak di dalam sebuah gudang barang bekas di Kampung Legos, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/11/2022).

Teman korban Dode (40 tahun) mengatakan korban itu bernama Noor Amin (69 tahun) seorang tunawisma yang tinggal dan bekerja sebagai pengepul barang bekas di gudang tersebut. Korban ditemukan salah seorang warga saat hendak melihat keadaan gudang lantara gerbangnya tidak terbuka. 

“Awalnya warga curiga gerbang gudang tersebut tertutup, padahal setiap pagi gerbang selalu terbuka, setelah di cek ternyata korban sudah dalam keadaan tergeletak,” ujarnya kepada segimedia.id di lokasi kejadian. 

BACA JUGA: Angkat Bicara Soal TPA Cimenteng, Tedi Setiadi: Mengalami Kendala Mesin

Warga tersebut langsung melaporkan peristiwa itu pada Pemerintah Desa (Pemdes) Nyangkowek agar ditindaklanjuti oleh pihak berwajib. Mengetahui hal itu, Pemdes bersama Unit Reskrim Cicurug langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi. 

“Setelah mengetahui ada mayat, warga langsung lapor ke Desa Nyangkowek dan tidak lama dari itu pihak kepolisian dan Puskesmas Cicurug langsung evakuasi mayat tersebut,” beber Dode

Dode menuturkan beberapa waktu lalu korban sempat mengatakan padanya tidak memiliki tempat tinggal. Korban tinggal dan bekerja di tempat tersebut berjalan sembilan bulan. 

BACA JUGA: Pengelolaan Sampah di Cimenteng Sukabumi Terbengkalai Akibat Alat Berat 3 Hari Mati

“Berdasarkan kartu identitas ia berdomisili Sukabumi Kota. Namun masih sulit mencari keluarganya karena sudah 12 tahun tidak tinggal di sana,” ucap Dode. 

Sementara itu, Thomas salah satu dokter yang bertugas di Puskesmas Cicurug mengatakan berdasarkan hasil penelusurannya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat tersebut.  Namun korban memiliki riwayat kesehatan sesak nafas, hypertensi, serta jantung.

“Untuk sementara setelah kami periksa, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban. Untuk  lebih lengkapnya harus diautopsi,” tandasnya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur