/
/
Sekolah Dengan Murid Terbanyak di Simpenan, Palabuhanratu Miliki Bangunan yang Lapuk dan Bocor

Sekolah Dengan Murid Terbanyak di Simpenan, Palabuhanratu Miliki Bangunan yang Lapuk dan Bocor

SIMPENAN
Seorang guru menunjukan ruangan kelas yang bocor. Credit: istimewa.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

SDN 1 Tifar yang terletak di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi kondisinya memprihatinkan. Bangunan sekolah tersebut sudah rapuh, lama tak tersentuh perbaikan. 

Guru terpaksa menunda proses belajar mengajar ketika turun hujan dan memperbolehkan pulang muridnya. Karena hampir semua atap kelas di sekolah tersebut bocor. 

Kadang guru juga merasa khawatir terjadi yang tidak diinginkan dipicu oleh kondisi bangunan lapuk ini.  

BACA JUGA: Isu Penculikan Teror Masyarakat, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Imbau Orang Tua Tetap Waspada

“Ada 12 kelas tapi mau, gak mau kalau hujan harus dibubarkan. Memang semuanya juga dipake karena gak ada lagi ruangan, ,” ujar Suherman kepada awak media di Sekolah SDN 1 Tifar, Senin (6/2/2023). 

Suherman menerangkan saat ini terdapat dua ruang kelas yang sudah tidak digunakan. Hal itu karena kelas tersebut sangat rusak dan tidak mungkin digunakan proses belajar mengajar. 

“Yang rusak parah banget yang ujung dekat balai desa, yang kelas 3 dan empat 4. Kalau yang ruang kelas 4 dipindah dulu ke bawah, karena sudah parah,” terangnya. 

BACA JUGA: Jalan Cicatih Rusak Parah, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Segera Perbaiki

Tercatat sebanyak 386 murid yang tengah menimba ilmu di SDN 1 Tifar ini. Dengan murid sebanyak itu, ia terpaksa menggunakan satu ruang untuk dua kelas sekaligus.

“Ruang A,B itu rusak, karena tidak ada lagi jadi disatukan. Satu ruangan itu sekitar 60 murid, kalau keseluruhan ada 368. Paling banyak di wilayah simpenan,” tandasnya

 

Bungsu/ CRP

Kontributor

Syahrul

Redaktur

Bungsu/ CRP

Kontributor

Syahrul

Redaktur