/
/
Selama Tahun 2022 hingga 2023, Angka Married By Accident di Sukabumi Meningkat

Selama Tahun 2022 hingga 2023, Angka Married By Accident di Sukabumi Meningkat

Ilustrasi Married By Accident. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Married By Accident (MBA) atau Hamil di luar nikah yang dialami anak berusia di bawah 19 tahun meningkat di Kabupaten Sukabumi. 

Berdasarkan peraturan Undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, batas pernikahan itu 19 tahun. Namun karena hamil duluan, yang bersangkut dapat mengajukan dispensasi kepada Pengadilan Negeri Agama. 

Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Cibadak Kelas 1A, Aji Sucipto menerangkan, jika mengacu pada data yang ia pegang hampir 90 persen permohonan dispensasi menikah karena hamil duluan. 

BACA JUGA: Ramai Isu Warung Kecil Tidak Boleh Jual Gas Elpiji 3 Kg

“10 persen sisanya terjadi karena perjodohan atau faktor ekonomi keluarga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya kepada awak media, Selasa (17/1/2023). 

Pihaknya juga perlu syarat-syarat khusus yang dipenuhi pemohon dispensasi, karena dalam pemberian dispensasi ini dipilih cukup selektif. 

BACA JUGA: Perselingkuhan Buruh di Lokasi Kerja Ditengarai Suasana Rumah Tidak Harmonis

“Kita lihat seberapa urgent, kalau memang sudah sangat urgent mungkin majelis hakim juga bisa mempertimbangkan untuk mengabulkan dispensasi,” terangnya.

Aji menuturkan, rata-rata umur yang mengajukan dispensasi itu 16 hingga 18 tahun yang dimana mereka masih duduk di SMA.

“Sekitar 80 persen dari 90 persen pemohon itu yang umur rata-ratanya 16 sampai 18 tahun,” tandasnya

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur