/
/
Seorang Pelaku Ganjal ATM di Bogor Tertangkap Saat Beraksi, Pake Sabuk Jimat

Seorang Pelaku Ganjal ATM di Bogor Tertangkap Saat Beraksi, Pake Sabuk Jimat

Ilustrasi ganjal ATM

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tiga orang hendak ganjal ATM BJB di Kampung Laladon, RT 03/10, Desa Laladon, Kabupaten Bogor berhasil digagalkan, Senin (09/1/2023).  

Namun setelah niat jahat tiga orang itu tercium oleh satpam mini market, hanya 1 orang yang berhasil ditangkap dan 2 orang lainnya melarikan diri.

Pertama kali yang mencurigai gerombolan itu ialah salah seorang nasabah yang hendak mengoperasikan mesin ATM tersebut. 

BACA JUGA: Marak Pengusaha Jual SPBU, Bisnis ini Diduga Sudah Tidak Menguntungkan

“Pelaku masuk sekitar jam setengah 7 pagi, ngeganjel lubang kartu ATM. Kemudian tidak lama ada nasabah, dia lapor ada yang mencurigakan di dalam ATM,” ujar Satpam Mini Market, Deni Asmara kepada awak media.

Deni pun langsung berupaya menangkap pelaku, alhasil dari tiga pelaku, satu orang yang berhasil diamankan. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciomas,  Ipda Adi Purnomo menerangkan pelaku berinisial SD (30 tahun). Berdasarkan identitasnya pelaku ini berdomisili di Provinsi Palembang.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, dia baru pertama kali melancarkan aksinya ini di Bogor. Untuk wilayah lain kurang lebih tiga kali,” kata Adi. 

Dari seluruh aksinya, SD mampu mengumpulkan sebanyak 14 kartu ATM. Adi menuturkan, saat ini SD akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Ciomas, pihaknya juga akan memburu 2 pelaku lainnya yang melarikan diri. 

BACA JUGA:  Lato-lato Dilarang di Lampung, Bupati Sukabumi akan Cek Seberapa Bahaya

“Kami menjerat tersangka dengan Pasal 363 tentang pencurian, pengrusakan ancamannya 5 tahun lebih,” tandasnya. 

Sebelum dibawa ke Polsek Ciomas, pelaku sempat diminta untuk membuka sabuk oleh satpam mini market. Setelah sabuk itu diperiksa, ternyata tersemat resleting yang berisi kertas bertulisan. 

“Itu jimat. Kayanya buat melindungi diri agar tidak sial seperti ini. Saya curiga aja liatnya, taunya pas dibuka ada tulisan-tulisan gitu,” tandasnya. 

Syahrul

Redaktur

Syahrul

Redaktur