/
/
Serasa Nongkrong di Cina, Cicurug Miliki Vihara yang Jadi Destinasi Wisata

Serasa Nongkrong di Cina, Cicurug Miliki Vihara yang Jadi Destinasi Wisata

Vihara Jiu Tian Kung. Credit: Segi Media

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi kini Cicurug miliki vihara megah yang bisa menjadi salah satu destinasi wisata atau untuk sekedar berfoto ria.

Vihara yang akan menjadi kebanggaan warga ini berlokasi di Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.

Vihara Jiu Tian Kung ini merupakan satu-satunya vihara yang ada di Kecamatan Cicurug, walaupun dalam proses pembangunannya sempat memunculkan polemik, kini vihara tersebut telah berdiri kokoh dan sedang dalam proses renovasi.

BACA JUGA: Sempat Dikabarkan Kecelakaan, Lord Rangga Meninggal Karena Penyakit

Tim Segimedia.id mencoba datang ke lokasi tersebut. Terlihat di dalam salah satu bangunan terdapat lukisan Prabu Siliwangi dan beberapa ornamen lain yang menghiasi dinding tempat vihara ini. Nanti ketika rampung direnovasi, tempat ini  mampu menarik wisatawan karena lokasinya berada di kaki Gunung Salak. 

Ruangan salah satu Gedung Vihara Jiu Tian Kung.

Selain itu jika malam hari akan lebih terasa syahdu berada di tempat tersebut dengan hamparan lampu perkotaan. Apalagi jika renovasi sudah selesai dan ornamen-ornamen ala Cina sudah menghiasi setiap sudut tempat tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri. 

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Rafani Akhyar menjelaskan tempat tersbuet berada di bawah naungan Yayasan Gema Cita Nusantara. Pembangunan yang saat ini sedang dilakukan tidak akan merasuk keaslian bangunan tersebut. 

BACA JUGA: Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: 1 Polisi Tewas dan 9 Anggota lainnya luka-luka

“Vihara ini sudah berdiri sejak lama, pemilik sekarang yakni Yayasan Gema Cita Nusantara hanya mempertahankan keaslian ornamennya saja, dan kedepan tempat ini akan menjadi tempat wisata,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Pelaksana harian Yayasan Gema Cita Nusantara, Hendry Patty menegaskan bahwa pihaknya telah menempuh izin pembangunan vihara tersebut untuk kegiatan wisata.

“Kami telah berkomunikasi dengan FKUB Kabupaten Sukabumi dan bahkan FKUB Provinsi pernah kami undang kesini, saya pastikan pembangunan vihara ini hanya untuk kegiatan wisata,” bebernya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur