/
/
Tidak Vaksin Booster Calon Penumpang Lecehkan Petugas Stasiun di Paledang Bogor

Tidak Vaksin Booster Calon Penumpang Lecehkan Petugas Stasiun di Paledang Bogor

Ilustrasi Stasiun Bogor Paledang. Credit: Wikimedia

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Kasus pelecehan yang terjadi terhadap petugas PT KAI di Stasiun Paledang, Kota Bogor, berbuntut panjang. Pihak PT KAI rupanya langsung melaporkan kasus yang dialami pegawainya saat bertugas ke pihak kepolisian. Laporan tersebut dilakukan pada Senin (22/8/2022), beberapa jam usai pelecehan.

Dilansir detikcom, Polresta Kota Bogor telah menerima laporan PT KAI Daop 1 Jakarta terkait peristiwa tersebut

“Terkait laporan PT KAI kami jelaskan benar bahwa Polresta Bogor Kota tadi sore menerima laporan dari salah satu petugas KAI Stasiun Paledang Bogor laporannya adalah tindakan tidak menyenangkan dan melawan petugas sesuai dengan Pasal 335 dan 212,” kata Wakapolres Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan.

Dalam video yang terekam kamera pengawas atau CCTV stasiun, memperlihatkan detik-detik aksi pelecehan yang dilakukan seorang pria. Ia datang dari arah loket pembelian tiket, kemudian menghampiri petugas perempuan dan menyingkap jilbab bagian depan yang dikenakan petugas PT. KAI.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan kejadian bermula saat calon penumpang marah dan tidak terima karena tidak diizinkan petugas melanjutkan perjalanan. Alasannya karena saat pemeriksaan tiket pada sistem terdapat keterangan calon penumpang tersebut belum vaksin Covid-19.

Berdasarkan ketentuan, seluruh pengguna jasa kereta api wajib memenuhi persyaratan yang berlaku sesuai ketetapan Surat Edaran terbaru dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) No. 80 tahun 2022.

Eva menegaskan bagi calon penumpang yang tidak memenuhi syarat akan ditolak untuk pemberangkatan.

“KAI akan menindak tegas siapapun yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan atau pelecehan kepada petugas karena tidak terima atau tidak berkenan karena tidak diperbolehkan naik KA jika yang bersangkutan tidak dapat memenuhi persyaratan,” tegas Eva dilansir cnnindonesia.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur