/
/
Tiga Oknum Diamankan Polisi Usai Cegat Bantuan Korban Gempa Cianjur

Tiga Oknum Diamankan Polisi Usai Cegat Bantuan Korban Gempa Cianjur

Tiga Oknum Diamankan Polisi Usai Cegat Bantuan Korban Gempa Cianjur
Oknum yang mecegat relawan bantuan gempa Cianjur. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Jagat media sosial dihebohkan dengan video beberapa oknum tidak bertanggung jawab, mencegat relawan yang tengah membawa bantuan untuk warga yang terdampak gempa di Cianjur.

Dalam video yang tersebar terlihat para oknum tersebut menghentikan dan meminta agar bantuan yang dibawa diserahkan kepada mereka. Namun, para relawan dan pengendara mobil itu memilih untuk menolak dan mundur mencari alternatif lain.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Raya Warung Jengkol, Kampung Kabandungan, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu, (23/11/2022) kemarin.

BACA JUGA: Tanpa Makan dan Minum Selama 3 Hari, Bocah Cianjur Ditemukan Selamat Terimbun Puing Bangunan

Terkait video penghadangan terhadap relawan bantuan sosial oleh oknum pada bencana gempa Cianjur, pihak kepolisian setempat langsung melakukan tindakan. Ipda Nanang selaku Humas Polres Cianjur mengatakan, Pihaknya telah mengamankan tiga orang tersangka atas nama PP (24), R (30) dan JH (32).

“Ketiganya oknum ini sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dan sudah membuat perjanjian diatas materai,” kata Nanang.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, agar kejadian ini tidak terulang kembali, ia mengimbau kepada masyarakat atau pihak lainnya, dalam menyerahkan bantuan logistik untuk korban gempa Cianjur, terpusat di dua tempat. Dua tempat tersebut diantaranya, Gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur dan Gedung Bale Rancage. 

BACA JUGA: Kepala BMKG: Gempa di Cianjur Diduga Akibat Pergerakan Sesar Cimandiri

“Jadi bagi masyarakat yang ingin memberikan kebutuhan logistik untuk korban terdampak gempa Cianjur ada di dua tempat itu,” ungkap Letjen TNI Suharyanto.

Kemudian, para pejabat setempat dalam hal ini camat, akan merilis korban-korban terdampak di wilayahnya untuk nanti mendapatkan disalurkan bantuan setiap harinya. Dengan skema tersebut akan mempermudah para relawan dan para pemberi bantuan, dalam pendataan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

“Dengan skema itu akan mempermudah dalam proses distribusi. Dan yang terpenting tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Suharyanto.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur