/
/
TPU Astana Gunung Cicurug Penuh, 1 Liang Lahat Diisi 2 Jenazah

TPU Astana Gunung Cicurug Penuh, 1 Liang Lahat Diisi 2 Jenazah

astana gunung
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Gunung di Cicurug, Sukabumi.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Gunung yang berada di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sudah tidak terdapat lahan baru untuk pemakaman. Bilamana warga sekitar meninggal dunia, jenazahnya ditumpuk dalam satu liang lahat. 

Salah satu pengurus TPU Astana Gunung Yusuf, mengatakan TPU tersebut sudah penuh sejak tahun 2017. Meski begitu, pengelola TPU terpaksa menyiasati pemakaman dengan cara lain.

“Kalaupun ada yang mau dimakamkan itu biasanya ditumpuk dengan makam yang sudah lama. Tapi sesuai izin dari pihak keluarga atau biasanya para pengurus mencari lahan sampai ketemu yang kosong,” ucapnya kepada segimedia.id, selasa (7/2/2023).

BACA JUGA: Dewa 19 Sukses Gelar 30 Tahun Berkarya di JIS, Baladewa: Ada Suka Dukanya

Hingga saat ini belum ada solusi dalam menanggulangi keterbatasan lahan TPU Astana Gunung ini. Bahkan pengurus mengalami kesulitan untuk melakukan pemeliharaan, karena dengan penuhnya lahan tersebut membuat pemasukan untuk pemeliharaan TPU pun tidak ada.

“Jadi sudah jarang ada lagi jenazah yang dimakamkan di sini, sedangkan biaya perawatan harus tetap berjalan. Sejauh ini untuk perawatan hanya mengandalkan peziarah yang ikhlas memberi kepada pengurus dan meminta infaq terhadap keluarga yang masih hidup, itupun tidak semuanya karena banyak yang tinggal diluar kota,” bebernya.

BACA JUGA: Sekolah Dengan Murid Terbanyak di Simpenan, Palabuhanratu Miliki Bangunan yang Lapuk dan Bocor

Yusuf berharap aparat Pemkab Sukabumi, Kecamatan Cicurug serta pemerintah kelurahan setempat memberi perhatian terhadap pemeliharaan di TPU Astana Gunung.

“Selama 2 tahun menjadi pengurus makam ini tidak pernah ada perhatian ke pengurus dari kelurahan atau kecamatan. Walaupun sudah tidak ada jenazah yang dimakamkan di sini, saya ingin lurah atau camat datang untuk memberikan perhatian buat para pengelola,” pungkasnya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur