/
/
Trofi Piala Dunia 2 Kali Dicuri, Inilah Fakta Menariknya

Trofi Piala Dunia 2 Kali Dicuri, Inilah Fakta Menariknya

Trofi Piala Dunia 2 Kali Dicuri, Inilah Fakta Menariknya
Lionel Messi dengan Trofi Piala Dunia 2022. Credit: Instgram/Messi

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar telah berakhir, dan Argentina tampil sebagai juara setelah berhasil menundukkan Prancis lewat drama adu penalti. Hal menarik dan menjadi ikonik dalam pagelaran empat tahunan tersebut, adalah trofi Piala Dunia. 

Faktanya, trofi Piala Dunia dulunya tidak berbentuk seperti sekarang. Tidak hanya itu, simbol ikonik dari turnamen sepak bola dunia ini pernah 2 kali dicuri. Dan Berikut ini deretan beberapa fakta menarik tentang trofi Piala Dunia.

 

1. Awalnya bernama trofi Jules Rimet

trofi julis rimet
Pesepakbola Pele dengan Trofi Julis Rimet. Credit: Istimewa

Dahulu, sebelum trofi yang saat ini digunakan, Piala Dunia menggunakan trofi Jules Rimet. Nama tersebut diambil dari sang pencetus diadakannya ajang Piala Dunia yaitu Jules Rimet, ia juga merupakan Presiden FIFA ketiga. Jika digambarkan bentuk dari Trofi Jules Rimet, berwujud sosok bersayap bernama Nike, yaitu dewi kemenangan dari mitologi Yunani kuno. Trofi Jules Rimet ini digunakan hanya pada saat Piala Dunia edisi 1930-1970.

BACA JUGA: Piala Dunia 2022: Al Hilm Resmi Jadi Bola Untuk Partai Semifinal dan Final di Qatar

2. Ada 53 desain baru Piala Dunia

trofi pildun
Trofi Piala Dunia. Credit: Istimewa

Pada Piala Dunia 1974, FIFA memutuskan untuk mengganti desain trofi Piala Dunia. Ketika itu, terdapat 53 desain trofi baru yang mengikuti sayembara. Setelah melewati sejumlah penilaian, desain milik seniman asal Italia Silvio Gazzaniga disetujui untuk diadaptasi pada trofi Piala Dunia selanjutnya.

Gazzaniga mendeskripsikan desainnya tersebut dengan “Garis-garis muncul dari dasar, naik dalam bentuk spiral, terbentang untuk menerima dunia. Dari ketegangan dinamis yang luar biasa dari tubuh patung yang kompak, muncul sosok dua atlet pada momen kemenangan yang mengaduk-aduk.”

3. Disembunyikan di kotak sepatu dan 2 kali dicuri

Disembunyikan di kotak sepatu dan 2 kali dicuri
Trofi Julis Rimet dan seekor anjing yang menemukan trofi Piala Dunia. Credit: The Mirror

Mengutip dari The Daily Star, dengan alasan keamanan, trofi Piala Dunia disembunyikan selama masa Perang Dunia II. Kala itu, tempat teraman untuk menyimpan barang berharga seperti trofi Piala Dunia adalah di dalam kotak sepatu milik Ottorino Barassi, Wakil Presiden Italia FIFA saat itu. Dan disimpan di bawah tempat tidur setelah pemindahan dari lemari besi di sebuah bank di Roma.

BACA JUGA: Bola Resmi Piala Dunia Qatar 2022 Berfitur Deteksi Offside Dibuat di Madiun Jawa Timur

Faktanya, trofi Piala Dunia pernah dua kali dicuri. Untuk yang pertama kali trofi ini dicuri di Inggris pada 1966 selama pameran publik, dan ditemukan seminggu kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles dalam kondisi terbungkus koran. Pada tahun 1983, trofi tersebut dicuri untuk kedua kalinya saat Konfederasi Sepak Bola Brasil menyerahkan trofi asli setelah juara pada 1970. namun, keberadaannya masih misterius hingga hari ini.

4. Sang juara tidak bisa lagi membawa pulang trofi yang asli

trofi poildun
Trofi Piala Dunia yang asli disimpan di FIFA Museum di Zurich, Swiss. Credit: fifa museum

Hingga Piala Dunia 2002, pemenang Piala Dunia berhak menyimpan trofi asli hingga Piala Dunia yang akan datang. Setelahnya, pada Piala Dunia 2006-2022 sang juara hanya diberikan trofi replika. Trofi replika ini berbahan dasar dua lapisan perunggu dan emas 18 karat (75%). 

Untuk trofi yang asli disimpan dengan aman di Museum Sepak Bola Dunia FIFA di Zurich, Swiss, dan hanya dibawa keluar saat tur, pengundian untuk turnamen Piala Dunia, dan selama turnamen itu sendiri berlangsung.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur