/
/
Tuai Kontroversi, TikTok Akui Sudah Takedown Konten Ngemis Online

Tuai Kontroversi, TikTok Akui Sudah Takedown Konten Ngemis Online

Tuai Kontroversi, Konten Ngemis Online Sudah di Takedown TikTok
Ilustrasi ngemis online di TikTok. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Konten ‘ngemis online’ yang disiarkan langsung di TikTok, banyak menuai kontroversi lantaran dianggap mengeksploitasi lansia. Menanggapi hal tersebut, Tiktok menyebutkan bahwa sudah memutus akses alias takedown konten ngemis online itu, sesuai permintaan pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Kami telah menerima permintaan takedown dari Kominfo dan telah melaksanakan tindakan yang sesuai,” ucap Perwakilan dari TikTok Indonesia, Kamis (26/1/2023) dilansir dari CNNIndonesia.

Aktivitas ngemis online berupa mandi lumpur maupun dengan air viral di Tiktok, para pelaku akan mendapatkan uang dengan nilai yang lumayan dari saweran penonton. Bahkan, video siaran langsung (live streaming) ini dilakukan pada malam hingga dini hari oleh sejumlah lansia.

BACA JUGA: Kemana-mana Namun Nihil Hasil, Pengobatan Alat Vital Haji Royani di Cicurug Bisa Jadi Solusi

Meski aktivitas itu banyak protes dari warganet, bagi salah satu pelaku (pemeran) Rita (nama samaran) 55 tahun, mengaku ketagihan melakukan live TikTok karena mendapatkan cuan yang lumayan ketimbang bekerja sebagai petani. Ia juga mangaku tidak ada paksaan apa lagi mengalami sakit saat siaran langsung. Rita dibantu oleh tetangganya saat menggelar live streaming ngemis online di TikTok.

Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Sosial memberikan respon dengan melarang aktivitas tersebut, dan teruskan oleh Kominfo yang meminta kepada TikTok men-takedown konten-konten ngemis online.

BACA JUGA: Perangkat Desa Se-Indonesia Unjuk Rasa Minta Kejelasan Status Kepegawaian

Dengan adanya fenomena ini, TikTok mengaku prihatin karena keamanan dan keselamatan komunitas TikTok menjadi prioritas utama. Melalui perwakilannya di Indonesia, platform video musik ini 

mengingatkan kepada anggota komunitas untuk tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat membahayakan.

“Kami juga akan terus berupaya untuk menjaga agar TikTok menjadi tempat yang aman dan ramah bagi semua orang dengan melalui kebijakan, sistem, serta edukasi dan penegakan dari Panduan Komunitas TikTok. Jika ada konten yang dianggap melanggar panduan komunitas silahkan laporkan,” ujar Perwakilan TikTok Indonesia, dilansir CNNIndonesia.

Dwiki

Redaktur

Dwiki

Redaktur