/
/
Warga Ambarjaya, Ciambar Bertahan Hidup Dari Hasil Tanah Sendiri

Warga Ambarjaya, Ciambar Bertahan Hidup Dari Hasil Tanah Sendiri

Persawah di Desa Ambarjaya, Ciambar. Credit: Istimewa

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Sejak dulu Kecamatan Ciambar merupakan wilayah yang memiliki lahan perkebunan yang sangat luas. Di sana mayoritas warganya berprofesi sebagai petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Seperti halnya di Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini warga di desa tersebut lebih memilih menjadi petani ketimbang bekerja di perusahaan yang berada di sekitaran kecamatan tersebut. 

Padahal di Kecamatan Cicurug, yang hanya terpaut jarak sekitar 5 kilometer terdapat banyak perusahaan baik itu bonafit, menengah ke bawah, ataupun produksi rumahan. 

BACA JUGA: Gedung Kewedanaan Cicurug Jadi Tempat Pelayanan Pajak, Kepala PPPD Sukabumi: Aset Daerah Boleh Dipinjampakaikan

Kepala Desa Ambarjaya, Eman Suherman menerangkan warga desanya masih tertarik menjadi petani walaupun teknologi informasi sudah mudah diakses untuk mencari kerja. Berdasarkan data yang berhasil ia himpun, 60 persen mengelola perkebunan seperti singkong, jagung, pisang dan 40 persen lainnya petani sawah.

 “Rata-rata disini itu mayoritas masyarakatnya petani, karena memang saya pikir lahan disini cocok untuk bidang pertanian,” ujarnya kepada segimedia.id beberapa waktu lalu.

Selama ini para petani di desa tersebut tidak pernah kesulitan untuk memasarkan hasil pertaniannya. Di Desa Ambarjaya para petani cukup menjual hasil pertaniannya kepada warung yang berada di sekitaran desa tersebut.

BACA JUGA: Siap-siap Upah Minimum 2023 Diumumkan 21 dan 30 November mendatang

“Alhamdulillah selama ini para petani tidak pernah kesulitan menjual hasil taninya, terutama padi, ketika para petani menjual hasilnya itu ke warga sekitar, termasuk saya kalau beli beras langsung ke petani Desa Ambarjaya,” jelas Eman.

“Kadang juga hasil perkebunan di jual langsung ke pasar atau ke tengkulak. Seperti sayur mayur, itupun mereka pasarkan ke Pasar Semi Modern Cicurug tidak jauh dari Desa Ambarjaya,” tandasnya.

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur

Ardi

Reporter

Syahrul

Redaktur